Suami Titipan
gumamnya entah kepada siapa.
“Ada,” sahut Avicenna cepat. “Terkadang, mencintai sesama manusia memang serumit dan semenyakitkan itu. Dari sana, aku paham, sebelum mencintai sebuah ciptaan, aku wajib mencintai Pencipta-nya terlebih dahulu. And it works. Saat aku mendapat kekecewaan dan rasa sakit dari manusia, aku semakin sadar, cuma Allah sekaligus diriku sendiri yang setia membersamaiku selama ini. Rasa sedih itu wajar hadir, alamiah, dan naluriah, tapi karena cinta hakiki itu, aku gak merasa diabaikan. Aku merasa selalu dicintai dan penuh makna,” jelasnya.
“Wow, that’s hard and deep.“ Charlotte berkomentar. “Apakah cinta dan kasih sayang Allah ada untuk semua ciptaan-Nya? Termasuk terhadap
Bab Populer