Menantu yang Baik
Namun, saat menoleh ke belakang, mukaku memerah.
Aku tidak menyangka kalau pria yang sedang meremas pantatku adalah ayah mertuaku, Marvin Nardim, yang baru saja datang ke Sulo.
Tadi malam suamiku menelepon dan mengatakan kalau ayah mertuaku akan datang tinggal di sini untuk sementara waktu, tetapi aku malah menemuinya di kereta bawah tanah.
Tak kusangka dia bahkan tidak mengenaliku dan mengira aku ini tipe wanita muda yang tidak akan berani menolak meski disentuh.