PERMAISURI YIN
Kulitnya sehalus sutra, matanya jernih dan di bibirnya ada senyum kecil yang seolah menyambut dunia dengan kepolosan.
"Namanya Li Yan Ji," kata Kaisar, matanya berbinar penuh kasih. "Dia putriku, keponakanmu. Usianya sudah tiga bulan."
Li Wei menatap bayi itu dengan kagum. "Sungguh cantik. Dia memiliki paras yang rupawan sama sepertimu, Yang Mulia."
Kaisar tertawa. "Kau tahu, aku berharap dia tumbuh dengan keberanian yang sama sepertimu. Mungkin suatu hari dia akan menjadi sosok yang penuh kebijaksanaan."