Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mertuaku Adalah Maut

Mertuaku Adalah Maut

Centang biru. Hesti lagi ngetik...
103.4K viewsCompletedAdded to Library 81 Times as merebut
Read
+Library
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

Ah, aku sudah menempatkannya, dalam masalah. "Mariana ... tolong Sayang ...." Suamiku memberi isyarat. Melihat itu aku hanya bisa mengangkat bahu lalu menjauhkan diriku. "Ibu mau minta uang untuk terapi asam urat dan bekam," ujarnya sambil mengusap air mata dengan cepat, aku mengintip dari balik dinding ruang tengah. "Berapa Bu?" "Sejuta dua ratus sekalian Ongkos ...."
3.0K viewsCompletedAdded to Library 85 Times as merebut
Read
+Library
Utari

Utari

gumam Utari lagi. "Kau sudah merasa baikan ?" tanya seorang Ibu tua kepadanya ramah yang tiba-tiba sudah berada di belakang Utari. Utari terkejut dan menunduk. "Maaf... Iya aku sudah lebih baik Nyonya.." jawab Utari tertunduk. "Syukurlah kalau begitu, namaku Dyah Hartawan, Ibu dari Damar Hartawan, mungkin kau sudah bertemu dengannya beberapa hari yang lalu. Siapa namamu ?" tanya Bu Dyah.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as merebut
Read
+Library
MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

Tidak bisakah mertuaku berbahagia mendengar kabar kehamilanku, yang adalah calon cucunya juga? *Cubadak : nangka
102.0K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as merebut
Read
+Library
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

Mereka semua sedang membicarakan berlian di depan Lestari, sepertinya Lestari sangat menyukai berlian yang dibicarakan itu, apalagi yang dia gunakan, tetapi berbeda dengan Hafizah, terdengar semakin jelas olehnya kalau mereka memiliki niat jahat pada ibu mertuanya. Saat mereka semua sudah minum minuman yang disajikan oleh Hafizah, tidak perlu waktu lama untuk menunggu reaksi obat sakit perut tersebut. "Aw, sakit perutku, apa boleh menumpang ke mandi?" tanyanya pada Lestari. "Boleh, ada di sebelah kiri belok kanan," jawab Lestari kebingungan temannya tiba-tiba memegangi perut.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as merebut
Read
+Library
Reuni

Reuni

Aroma tidak sedap keluar dari mulutnya, dan bau itu seolah merebak memenuhi ruangan. Dimas berjalan sempoyongan menuju kamar dengan masih mengenakan sepatu, dia manjatuhkan tubuhnya di kasur, namun tak berapa lama kemudian dia bangkit menuju kamar mandi dan muntah-muntah. Untuk menghindari pertengkaran Mahira memilih diam dan tidak berbicara sepatah kata pun, karena baginya percuma berbicara dengan orang yang sedang mabuk
2.9K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as merebut
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

lanjut Bu Rubi yang tampak serius terlihat dari mimik wajahnya. "Emangnya ada apa ya, Bu?" tanyaku penasaran. "Saya cuma mau bilang, kalau Neng mau lama dan betah tinggal di sini, tolong jangan sekali-kali mendekati pohon angker di halaman belakang rumah, ya, Neng?" Bu Ruby tiba-tiba memperingati aku dengan tatapan matanya mengarah pada pohon besar di sana. "Pohon angker?" tanyaku ingin memastikan fakta yang baru saja kudengar.
105.8K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as merebut
Read
+Library
Racun Mertua

Racun Mertua

Sebagai Ibu muda yang belum berpengalaman aku memang harus banyak mempelajari ilmu baru untuk kebaikan dan kesehatan bayiku. "Kalau nanti Kainan sudah MPASI, itu kandungan dari buburnya bagaimana, Dok?" "MPASI disarankan sesuai standar WHO ya, Bu. Menu empat bintang, dimana dalam seporsi buburnya tersebut mengandung karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan jangan lupa lemak tambahan. Lemak tambahan ini wajib ada dalam seporsi bubur bayi, karena berguna sebagai perasa dan untuk membantu menaikkan berat badan bayi."
1020.6K viewsOngoingAdded to Library 597 Times as merebut
Read
+Library
Mandul

Mandul

tanya Riri dengan frustasi. "Tidak bisa. Lihat di notanya." Riri segera mencari nota itu. Dibawah nominal yang harus dibayar tertera sebuah tulisan. Barang yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan. Astaga! Riri semakin frustasi. Tidak pernah seumur hidupnya ia mempunyai perhiasan sebegitu mahalnya. Selama bersama Ayus, iapun hanya mampu menabung kurang lebih 50 juta di tabungan. Sedangkan uang cash, ia hanya memegang seperlunya saja.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as merebut
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status