Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mercusuar

Mercusuar

“Gimana? Mau nggak?” “Apaan?” “Pulang bareng gua.” “Terserah. Gua ngikut aja.” Sisa waktu istirahat itu selanjutnya diisi dengan cerita tentang Jonathan yang ternyata adalah anak dari seorang pemilik jaringan waralaba minimarket. Sedangkan Frans, atau tepatnya Fransiskus Hulumongan Pasaribu, ialah anak ketujuh dari seorang pengusaha Batubara di Kalimantan.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as merebut
Read
+Library
MULUTMU, RACUN UNTUKKU

MULUTMU, RACUN UNTUKKU

Lelaki itu sedang mabuk dan pikirannya sedang tidak berfungsi dengan baik. Setelah ketahuan oleh Pak RT sedang menghajar Nayla dan Kina, Lukman langsung pergi ke tempat ini. Warung remang-remang di mana dia selalu membeli minuman keras. Mabuk adalah satu-satunya hal yang dia lakukan untuk menyelesaikan masalah. Dengan mabuk maka Lukman tidak akan meras pusing meski saat ini dia sedang tidak memiliki uang. "Kenapa, Pak Tejo? Kenapa marah-marah?" Seorang lelaki seumuran Lukman masuk dan langsung mendengar suara Pak Tejo yang terus mencerocos seperti rel kereta api.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as merebut
Read
+Library
Mendadak Kembar

Mendadak Kembar

kata Bram. "Namanya juga kembar."sebuah suara yang berasal dari belakang tiba-tiba mengagetkan mereka. 'Adrian.' gumam Melati. Rasa sakit pun kembali memenuhi hatinya.
105.0K viewsOn holdAdded to Library 170 Times as merebut
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Fabio meletakan laptop itu di atas pangkuan Mawar. "Tekan tombol itu," tunjuk Fabio pada tuts untuk memutar Video. Mawar menurut, karena sedikit penasaran dia pun langung menekan tombol pemutar video. Kedua netranya melebar saat melihat sebuah video yang memperlihatkan rumah besar, terlihat indah.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as merebut
Read
+Library
MERTUA RASA MADU

MERTUA RASA MADU

Tukang ojek yang sudah kubayar itu langsung mengatakan bahwa diri ini harus sabar lalu dia berpamitan pergi. Setelah aku bisa mengambil napas ibu mengajakku masuk ke dalam rumah dan mendudukkanku di kursi ruang tengah, dengan cepat beliau mengambilkan segelas air dan menyodorkannya padaku. "Minum dulu, Maria, karena kesedihan kau bahkan tidak ingat untuk membenahi jilbabmu yang berantakan," ucap Ibu dambil memperbaiki letak jilbabku, namun di saat itu dia langsung melihat bekas pukulan ibu mertua di pipi kiriku.
3.2K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as merebut
Read
+Library
Utari

Utari

Tak lama, merekapun sampai di toko yang Utari maksud. "Ada yang bisa kami bantu?" tanya pegawai disana. "Ya pak, aku butuh beberapa kain berwarna merah muda dan berwarna hijau lumut.." jawab Utari. "Baik, tunggu sebentar.." jawab pegawai itu sambil mengambil contoh kain yang dimaksud Utari.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as merebut
Read
+Library
MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

MERTUAKU RACUN RUMAH TANGGAKU

Tidak bisakah mertuaku berbahagia mendengar kabar kehamilanku, yang adalah calon cucunya juga? *Cubadak : nangka
102.1K viewsCompletedAdded to Library 59 Times as merebut
Read
+Library
Upik Abu Mertua

Upik Abu Mertua

Mereka semua sedang membicarakan berlian di depan Lestari, sepertinya Lestari sangat menyukai berlian yang dibicarakan itu, apalagi yang dia gunakan, tetapi berbeda dengan Hafizah, terdengar semakin jelas olehnya kalau mereka memiliki niat jahat pada ibu mertuanya. Saat mereka semua sudah minum minuman yang disajikan oleh Hafizah, tidak perlu waktu lama untuk menunggu reaksi obat sakit perut tersebut. "Aw, sakit perutku, apa boleh menumpang ke mandi?" tanyanya pada Lestari. "Boleh, ada di sebelah kiri belok kanan," jawab Lestari kebingungan temannya tiba-tiba memegangi perut.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as merebut
Read
+Library
BERSAMANYA

BERSAMANYA

Dengan kepala tertunduk, dia dengan lembut memutar-mutar gelasnya. Jubah malam biru laut yang dia kenakan memamerkan wajahnya yang terpahat dengan sempurna. Matanya menunduk, dan jari-jarinya yang panjang mengetuk-ngetuk sisi gelas anggur. Itu adalah pemandangan yang bisa memabukkan wanita mana pun. Melihat putranya dalam terang ini, Qin Yumin merasakan ketidakakraban yang aneh. “Saya mendengar tentang pertemuan hari ini. Anda menolak Rencana Greenfield Manor?”
104.4K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as merebut
Read
+Library
MEREBUT HATIMU

MEREBUT HATIMU

"Oh ya, Ton, aku mau undang kamu pada peresmian proyek baru Papa yang dipercaya membangun sebuah kota baru di perbatasan antara Bekasi dan Cibitung," "Wah hebat..." seru Tony, "Huh pasti proyek super mahal, ya..?" "Begitulah, itu impian Papa dari dulu, " mata Karin berbinar. Ia setuju dengan Tony, proyek papanya kali ini memang yang termahal, karena bukan hanya membangun komplek perumahan mewah seperti biasa, tapi, membangun sebuah kota dengan hunian dan segala fasilitasnya.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as merebut
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status