Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Pemikat

Jerat Pemikat

Kami berdua tersenyum. “Ustad Husninya ada, Umi?” tanyaku to the point. “Ada, tapi lagi di sawah. Bentar, Umi minta Manang panggilkan. Kalian masuk dulu, medang medang,” ucap Umi. Medang adalah bahasa jawa untuk aktivitas jamuan yang biasanya dilakukan para tamu. Kami berdua dibuatkan teh dan diberikan jamuan makanan tradisional dari ubi.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as merepotkan
Read
+Library
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

Kesel, gemes, sama bodyguardnya jadi satu. “Yang lain kita belajar, Pak. Kalau ketemu orang kan, bilang, hai, hello, what is your name. Artinya siapa nama kamu, sama orang yang belum kita kenal. Kalau mau kenalan. Nah, habis itu kita bilang, nice to meet you. Sambil salaman, gitu. Pak Saka ngerti?” “Tumit? Tumit Non Aya kenapa?” “To meet, Pak, to meeeeeeeet, bukan tumit sikil kaki. To meet artinya bertemu. Duh, kok, kesel Aya lama-lama.” Putrinya Abhiseka menarik napas panjang.
106.5K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as merepotkan
Read
+Library
Memoar Rasa

Memoar Rasa

"Iya, nanti kita ketemu. Aku juga udah kangen soalnya hehehe." "Oke mas. Oh iya mas, kamu tahu gak? Kemarin pas aku berangkat, aku ketemu sama mantan aku di bandara." "Hah? Mantan? Kok bisa?" "Iya mas, aku ketemunya sih di Airport sini, bukan di Inggris. Dia lagi student exchange ternyata di sini. Iya dia yang nyapa duluan sih mas, aku kan spontan ya, jadinya ya langsung nyapa balik. Dan ya aku sempet ngobrol sebentar sama dia. Gak lama sih, cuman 15 menitan kayanya."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 84 Times as merepotkan
Read
+Library
Memikat Hati Tetangga

Memikat Hati Tetangga

Pertengkaran “Aku bukan pelakor!” teriak Wisnaya, sambil memegangi kepalanya yang dijambak oleh Wardah, sampai-sampai ia berdiri dari duduknya dan kini tersungkur di teras. “Aku bukan pelakor!” Katanya lagi sambil menangis, ia terus menatap Wardah penuh iba. Namun, yang ditatap tidak juga merasa iba padanya.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as merepotkan
Read
+Library
MERTUA IDAMAN

MERTUA IDAMAN

“Minta tolong apa? Ayah akan menolong, Mir.” “Teman Ayah, kan, banyak. Relasi Ayah banyak, kan? Coba, deh, ajak ke kedai kopinya Mas Yusuf. Kan di sana ada meeting room juga. Jauh dikit dari kantor Ayah gak apa-apalah. Bisa kali ajak klien ketemu di sana. Ke tempat menantunya sendiri masa’, gak mau? Hehehe,” bujukku. Siapa tahu, dengan begini masalah di kedai Mas Yusuf bisa teratasi.
4.7K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as merepotkan
Read
+Library
MENJEMPUT ISTRIKU

MENJEMPUT ISTRIKU

“Sudah cukup.” Nada suaranya rendah. Tapi penuh tekanan. “Semua ini berakhir di sini.” Robert menoleh. Tatapan mereka bertemu. Dan dalam satu detik itu—jelas. Mereka saling mengenali. “…Kau.” Suara Robert serak. Tapi tidak goyah. Ash tidak menjawab. Ia maju satu langkah. “Di mana dia.” Mirva tiba-tiba bergerak.
2.8K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as merepotkan
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Lili hanya memandangi apa yang dilakukan teman-temannya itu sambil mengunyah sebuah roti bulat berisi selai kacang. “Tuuut..” suara sambungan telepon. “Halo? Ris, di mana kalian? Apa kalian udah sampai di Ketapang?” tanya Wandi. “Hah? Kok dia tahu kalau gua yang telepon?” gumam Riris di dalam hati dengan pipi yang tiba-tiba merona. “Ris?” panggil Wandi karena Riris belum menjawab perkataannya. “Oh! Oh iya! Kami udah di Ketapang. Elu di mana, Wandi? Apa elu ada di dekat sini?”
109.0K viewsOngoingAdded to Library 297 Times as merepotkan
Read
+Library
Petaka Mendua

Petaka Mendua

Bab93 Raka berusaha bersikap tenang, dia pun keluar kamar, setelah kembali merapikan, tas Tania tadi. Raka meraih ponselnya, dan menghubungi Sari. Setelah mengucap salam, Raka memberanikan diri, menanyakan uang ratusan juta itu. "Apa? Ibu tidak ada pinjam atau meminta uang itu, demi Allah," sahut Sari.
10100.3K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as merepotkan
Read
+Library
Dear Mantan

Dear Mantan

tukas Putra, sambil bertukar pandang dengan si sulung. Enggan untuk bicara, Rei memilih bungkam. Sebab, ia pikir acara itu hanya pertemuan para pemegang saham. "Acara apa itu?" Pertanyaan terlontar, justru bukan dari Rei. Davin merasa penasaran, rasanya sudah lama tak ada acara apa pun di rumah mewah milik mereka. Di sudut sana, seorang wanita cantik juga seksi. Terus mengulum senyum, kedua netranya tak pernah bosan tatkala memandang sang tunangan.
1012.7K viewsOn holdAdded to Library 317 Times as merepotkan
Read
+Library
Seandainya Bertemu Lebih Awal

Seandainya Bertemu Lebih Awal

Meskipun hanya krim murahan saja, aku malah merasa sangat manis. Ponselku terus bergetar. [ Selamat ulang tahun. ] Pesan itu dikirim dari Keluarga Gunadi. Disusul dengan dikirim uang nominal besar ke dalam rekeningku. Meskipun aku tidak bersedia untuk kembali ke Kediaman Keluarga Gunadi, setiap kalinya mereka tetap mengirimkan ucapan selamat secara rutin. Dua jam yang lalu, Rosa baru mengunggah postingan yang berisi tiga tiket film terbaru.
7.6K viewsCompletedAdded to Library 304 Times as merepotkan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status