TEMAN TAPI MESRA
Dalam hati ia berhitung.
"Sisa utang Tante Wilhelmina dua puluh empat juta, uang pangkal Katia belum, uang daftar ulang Jasmine juga belum, cicilan tante Dian juga huffft," otak Sasha berputar mencari jawaban, apa yang harus dilakukannya untuk menyelesaikan masalah kali ini.
Ia sudah merancang kata-kata panjang penuh amarah yang akan ia ucapkan ke Mamanya nanti, dadanya sampai sesak saking kesalnya. Namun satu notifikasi chat di ponselnya membuat Sasha sedikit terhibur.