Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Pengantin Bangsawan Yang Kubenci

Ia mengangkat kucingnya tinggi-tinggi. “Dan kau butuh bala bantuan, bukan? Kita beri nama kucing ini… Mocha. Mulai sekarang, Mocha akan jadi mata dan telinga kita. Meong.” Avelinne terkekeh, bahunya bergoyang ringan. “Sebelum jadi mata-mata, Mocha sudah menagih tulang duluan, kan?” Tawa kecil meletup sesaat di ruangan itu, memecah keheningan mencekam. Aveline kemudian merebahkan diri, menatap tirai ranjang yang bergoyang perlahan.
8.92.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Sang Petir Terakhir

Sang Petir Terakhir

“Meow~” Jai membuka matanya saat mendengar suara baru selain suara sungai. Ada seekor kucing dari arah samping yang mendekatinya, kucing itu berjalan di atas pembatas jalan. “Hai manis,” ucap Jai sambil tersenyum. Kucing berbulu putih seperti salju itu kembali mengeong dan berhenti di dekat Jai. “Siapa namamu?” tanya Jai sambil menyentuh kepala kucing dengan lembutnya. Kucing itu terlihat nyaman dengan sentuhan Jai.
93.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Suamimu Milikku

Suamimu Milikku

Memberikan ponsel wanita tadi. Adrian berpikir dia harus menghubungi seseorang dari keluarga wanita itu. Untungnya ponsel itu tidak terkunci, dia bisa leluasa membuka kontak lalu menemuka nama MAMA disana. "Halo tante, saya Adrian. Saya mau memberitahu kalau anak tante sedang dirumah sakit. Dia tertabrak."
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Me

Me

Melihat Callista yang terbangun mendahuluinya, Lea kemudian tidur kembali. Callista sedang melatih tulisan tangannya, dia menulis aksara Jawa dan beberapa aksara asing. Callista memang menyukai sastra dan bahasa. Dia bahkan menguasai setidaknya empat bahasa yang lumayan sulit seperti Rusia, Arab, China, dan Vietnam. Juga menguasai bahasa internasional yaitu inggris. Terdengar lirih suaranya menghafal kosakata dan terkadang dia mencatatnya, kali ini dia benar-benar ingin mempelajari bahasa ibunya, yaitu bahasa Jawa.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
MAAF

MAAF

Selembut JENANG Semanis GULA I love you, Pembacaku sayang .... ***
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

ucap Ocin seraya mengamati pena di tangannya. Keajaiban pun terjadi beberapa detik setelah Ocin selesai menuliskan kalimatnya. Perubahan diawali dengan pandangan mata Ocin yang mulai kabur saat melihat pena. Selain itu, Ocin yang awalnya dalam posisi berdiri di depan toilet warung, kini dia merasakan pantatnya menepak kursi. Padahal saat itu dia tidak merasa pindah posisi untuk duduk. Dan memang tidak ada kursi di sekitar toilet warung. Perlahan pandangannya terlihat jelas kembali dan betapa terkejutnya dia saat melihat sekarang dirinya berada di....
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Utari

Utari

gumam Utari. Dia berjalan mengelilingi persediaan makanan yang ada didapur itu. Lalu dengan cekatan dia memasak dengan bahan-bahan yang ada. Pagi itu Utari memasak nasi kebuli kambing dengan acar dan sambal yang di ajarkan oleh Ibunya. Wanginya sangat khas dan menggugah selera. Wangi masakan itu menyeruak ke seluruh ruangan dapur, ditambah lagi sepoi angin yang tengah menari-nari disana. Membuat wangi masakan Utari sampai ke hidung tuan Damar.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

Di tempat itu, di rumah lamanya itu, pernah dipenuhi suara tawa dengan sebuah robot berbentuk kucing anggora putih yang selalu ada setiap saat. | “Visera…! Visera! Ayo main! Ayo main!” ujar robot kucing itu lompat kegirangan.. “Halo Visera! Namaku Mao! Mama yang namain aku!” sapa robot kucing itu ketika pertama kali bertemu dengannya. “Visera…! Visera! …Visera!”
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Reborn Farmer to Richer

Reborn Farmer to Richer

Mengikuti kemana arah jari Tuan mudanya menunjuk, Jiang Xu memiliki senyuman rumit di wajahnya, "Tuan muda, apakah maksud anda itu adalah Bogi?" "Bogi?" Houran memiringkan kepalanya dengan raut wajah bertanya-tanya. Mu Qixuan ikut berbicara pada akhirnya, "anjing milikku." "Anjing?! Hewan sebesar itu adalah seekor anjing?!" "Iya, Tuan muda." Jiang Xu berkata, "itu adalah anjing jenis Tibetan Mastiff yang dapat bertumbuh besar melebihi ukuran rata-rata anjing pada umumnya."
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai miauw
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status