Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Magic You

Magic You

Ken namanya. Miris. "Valen cepetan dong!" Pekik gadis yang ada di hadapan Jessen sedang menatap temannya yang ada di seberang jalan. Pekikkan itu membuat temannya berlari ke arahnya sambil terengah-engah. "Sabar dong, kau ngak tau apa tadi ada kucing yang tersesat? Kasian tau ngak." Jessen yang tidak peduli akan mereka. Mengalihkan pandangannya ke layar ponselnya serta mengambil headset mencoba memutar musik.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as miauw
Read
+Library
Hati Untuk Presdir

Hati Untuk Presdir

Kucing berbulu lebat itu menatap Fahira dan Alya bergantian, mungkin sedang berusaha mengenali Alya. Alya segera berjongkok di hadapan Miau. "Kamu pasti lupa sama Ummi, kan? Sini biar Ummi gendong, masa kamu lupa sih." Alya segera mengangkat tubuh Miau, tapi kucing itu mengeraskan tubuhnya tidak menerima perlakuan Alya. "Miauu!" seru kucing itu. "Dia masih belum terbiasa sama orang baru, kamu kelamaan nggak ke sini jadi Miau lupa," ujar Fahira menengahi.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as miauw
Read
+Library
Kiara

Kiara

"Bu?" Kiara mengangkat kepalanya untuk menemukan Lala, resepsionis, menatapnya dengan mata cokelat besar seperti piring. Rambutnya tergerai tepat di atas bahunya dan tangannya digenggam di depannya. “Hm?” "Maaf mengganggu tapi seorang wanita di sini untuk menemuimu." "Siapa?" “Katanya namanya Marwah. Dia bersikeras ingin bertemu dengan anda.”
4.9K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as miauw
Read
+Library
Another Maze

Another Maze

Apel hancur berceceran, si pelayan lari ketakutan. Blabb! Sebuah layar hologram tiba-tiba muncul di depannya, tampak seseorang dengan avatar kucing menghubunginya. “Kenapa baru bisa terhubung sekarang? Dari mana saja kau?” tanya si penghubung dengan suara disamarkan. Perempuan itu tak menjawab. Bibir lipstik merahnya menghisap sebatang rokok lalu menghempaskannya perlahan.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as miauw
Read
+Library
Dia

Dia

Gadis itu menggerakan tangan dan kakinya seperti katak. "Heh! Bangun!" ucap Tita. Dia melempar tote bagnya ke atas ranjang. "Bentar Tit. Ngadem dulu," "Tat tit tat tit. Licin bener mulut lo nyebut nama gue begitu," Lea tertawa. Tita memang sangat tidak suka saat ada seseorang yang memanggilnya dengan 'Tit'. Menurut gadis itu, 'Tit' terdengar seperti kata mesum. Padahal itu 'kan memang namanya, duh.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as miauw
Read
+Library
LOVE is YOU, Ra!

LOVE is YOU, Ra!

Sepuluh, lima belas detik mereka semua berhitung dalam hati. Tiba-tiba, Yuki mendekatkan bibirnya ke perut Maura dan berkata, “Hi, little baby. It’s me, Yuki. Say hi!” bisiknya lirih. Ajaib, gumpalan putih itu mulai bergerak aktif mirip gerakan menendang dan melambai. “Yeayy …! Dia dengar!” seru Yuki girang. "Dia lebih jago berenang dibanding aku."
1031.2K viewsCompletedAdded to Library 747 Times as miauw
Read
+Library
MAWAR

MAWAR

Dito sangat alergi dan fobia dengan kucing lalu ekor sialannya itu yang paling di bencinya, membuat penglihatannya sakit! Mawar menatap datar ke arah dua lelaki yang sedang bermain kejar-kejaran itu, tingkahnya mirip seperti dua bocah yang kehilangan masa kecilnya. Ingin tertawa tapi tidak bernafsu, akhirnya Mawar melangkahkan kakinya pergi meninggalkan mereka. Mawar melambaikan tangannya kepada bunga Mawar yang berjejer indah dengan hati senang mengucapkan selamat tinggal, tidak salah ibunya memberinya nama Mawar karena sejak kecil dia memang sangat menyukai bunga itu.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 182 Times as miauw
Read
+Library
Gairah Cinta Paman Presdir

Gairah Cinta Paman Presdir

Mereka berdua menikmati sinar matahari yang hangat, sambil menikmati suasana taman yang sejuk. "Mama mulai bercerita, Ya! Nah, begini, dekat rumah kita ada seekor kucing. Namanya Choco. Tapi, Choco bukan kucing biasa. Dia bisa bicara, mengerti apa yang Mora minta," ucap Rubby. Amora yang mendengarkan cerita dengan antusias mengangguk-angguk. "Mola mau bawu teman selpi Choco, Mama. Tenapa Choco bisa ngomong, Mama?"
1090.2K viewsCompletedAdded to Library 3.3K Times as miauw
Read
+Library
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Tentu hal ini membuat Dewi ketakutan. "U-mi. Ini salah paham. Seseorang tengah memfitnahku!" Dewi menaikkan suaranya. Dia tak terima dengan tuduhan itu. Umi menarik napas dalam-dalam. Diraihnya ponsel pintar miliknya. "Baiklah. Apakah setelah ini kau masih mampu berkelit, Dewi!" Umi menekan layar benda di genggamannya. Tak lama setelah itu sebuah rekaman suara terdengar amat jelas di ruangan yang sebelumnya terasa hening itu. Hawa dingin AC terasa makin menusuk tulang.
998.5K viewsCompletedAdded to Library 3.6K Times as miauw
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Cinta

Kesempatan Kedua untuk Cinta

Dialog yang sulit untuk dimengerti oleh orang dewasa. "Vanilla, aku punya kucing loh. Namanya Ogray, bulunya berwarna abu, tebal dan sangat lucu. Kumis dan ekornya sangat panjang," Shabiru membentangkan tangannya seolah ekor kucingnya sepanjang itu. "Hah? Betulkah sepanjang itu?" tanya Vanilla semakin antusias mendengarkan penjelasan Shabiru.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 154 Times as miauw
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status