Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

“Kalian semua akan mati!” Deryn tampak tak sabar, lantas ikut teriak, “berhenti berteriak! Jika kau tidak ingin serangga di luar sana masuk. Dan membuat kalian semakin cepat meninggal!” “Kau juga jangan teriak,” bisiknya menatap sekitar dengan cemas. Deryn tersenyum padanya. “Aku tahu.” Delia merengut, jika tahu kenapa masih berteriak? Lantas matanya melotot saat suaminya melepaskan genggamannya, mendekati pintu keluar.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as there there
Read
+Library
Tergoda! Mantanku Om-Om

Tergoda! Mantanku Om-Om

Reflek, Ares mual. “Ghan, inget umur!” Mata Ghana melotot dibuatnya, tetapi melihat itu Ares malah tergelak, apalagi saat Kia menutupi mata Ghana yang melotot, lucu sekali Kia bisa mendiamkan Ghana. “Ini bener-bener level akut udah bucinnya, Kiy!” katanya. Kia terkekeh. “Masa sih? Yang dulu gimana, Mas Ares?” tanyanya sengaja.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as there there
Read
+Library
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR 4. Pembasmian Monster Suara teriakkan mengerikan dan gerakan keras dari luar istana membuat Kyana melangkahkan kaki jenjangnya dengan cepat, menuju ke sumber suara. Di belakangnya, Orxphulus dan Archeros setia mengikuti. Walau tak ayal, ada rasa takut di benak hati mereka yang paling dalam mendengar raungan menyeramkan yang sudah dipastikan bukan berasal dari manusia.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as there there
Read
+Library
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

tanyanya. Aku sedikit tersentak. "Em, iya. Tadi perutku sakit sepertinya aku terlalu banyak makan pedas." "Minum obat, sebelum sakitnya makin parah. Aku mau ke kamar mandi sebentar." Mas Hendra berjelan ke luar kamar. Huh! Akhirnya aku bisa bernapas lega. Aku naik ke atas ranjang, merebahkan diri lalu memejamkan mata.
9.987.2K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as there there
Read
+Library
DEATH

DEATH

“Ini mungkin pertanda bahwa akan ada bencana besar yang akan terjadi dalam waktu dekat .” Bukan hanya kaget tetapi pria berpakaian serba hitam itu juga sampai lupa menarik napas beberapa detik. Dunia belum lama ini menjadi damai dan sekarang akan ada kehancuran lagi. Ia sudah melihat seberapa mengerikan nya peperangan. Kematian dan darah selalu menghiasi medan perang. “Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan?” “Iya, saya tahu.”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as there there
Read
+Library
Aftermath

Aftermath

' 'Matilah kamu gay keparat! 'Aku tak sudi menghirup udara yang sama denganmu!' Jihan berteriak histeris. Ia tak menyangka ada makhluk sekeji itu yang tega menyakiti adiknya. Membaca deretan kalimat penuh cercaan benar-benar membuatnya ragu apakah yang ia baca barusan merupakan tulisan tangan seorang manusia atau iblis.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as there there
Read
+Library
YOU

YOU

Don't Leave Me Alone "Kesya, kau mendengar ku? Jangan tutup matamu, pegang erat tanganku. Kau tidak boleh meninggalkan ku, sama sekali tidak boleh." Sean memberikan rentetan kalimat lirih, berusaha menjaga Kesya agar tetap sadar. Menggenggam kuat tangan pucat dan lemah Kesya, dengan berurai air mata Sean merapalkan doa penuh harap pada Sang Pemilik Hidup.
9.911.0K viewsCompletedAdded to Library 220 Times as there there
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status