Idola Ranjang
Bisa-bisanya Jalang tertawa di atas penderitaan jalang lainnya.
Sedangkan dibalik pintu. Ada seseorang yang sudah mendengarkan pembicaraan mereka sejak tadi, hanya saja mereka tak menyadarinya, karna pengaruh alkohol dan rasa senang yang teramat sangat karna berhasil mengalahkan rival terbesarnya. Ya, Madam Alice berdiri di sana, dengan tangan terkepal kuat. Ingin rasanya dia masuk dan mengacak-acak dua jalang yang sangat licik itu. Tapi, ada sesuatu yang lebih penting dan dia harus menahan semua amarahnya, sampai saatnya tiba.
"Nikmatilah kemenangan kalian jalang licik! Tapi, tidak akan kubiarkan putri kecilku menderita terlalu lama. Tunggu saja sampai saatnya tiba."
Bab Populer