Benih Mantan Pacar
tanya Axel, perasaan kecewa, marah, dan sakit hati bercampur di dalam dirinya saat melihat kebahagiaan itu—kebahagiaan yang seharusnya menjadi miliknya.
Axel mencoba mendekat, hendak mengikuti mereka ketika mereka berjalan menuju sebuah kamar. Namun, sebelum ia bisa masuk, mimpinya tiba-tiba terhenti. Suara alarm dari ponselnya membangunkannya dengan keras. Axel duduk tegak, napasnya terengah-engah, keringat dingin mengalir di dahinya. Mimpi itu terasa sangat nyata, sampai-sampai perasaannya masih kacau saat terbangun.