Istri yang Kau Sia-siakan, Dilamar CEO Tampan
Dia sering memenangkan tender besar, juga sering meraup keuntungan hingga miliyaran rupiah, semua kabar itu membuatnya senang, tetapi tidak bisa menandingi rasa senangnya saat ini, hingga senyuman lelaki itu mengembang dengan sempurna, memperlihatkan dua buah lubang kecil di pipinya.
"Kalau begitu makan yang banyak, ya. Mas bawa dua kotak, kita habiskan sama-sama."
Mutia mengangguk, mereka makan dengan gembira. Walaupun hanya makan nasi kotak di ruang tunggu rumah sakit, jika makan bersama dengan orang yang kita cintai akan terasa begitu lahap dan nikmat, mengalahkan kenikmatannya dari makan di rumah makan mahal dan mewah.