Neng Zulfa
Di mimpi itu, kami sama-sama memakai pakaian berwarna ungu, warna kesukaan Gus Fatih yang sama dengan warna kesukaanku.
Aku tidak tahu bagaimana, tetapi kami kemudian menaiki sebuah perahu setelahnya. Aku dan Gus Fatih terlihat bahagia. Danau yang menjadi tempat di mana perahu kami berlayar pun sangat tenang. Airnya jernih dan banyak ikan yang berenang di permukaan danau itu. Ikan-ikan hias cantik yang juga bersuka ria karena tengah bermain dengan kawanannya. Di sana Gus Fatih dan aku sama-sama tersenyum, dan dalam mimpi itu, ada seorang bayi dalam pangkuanku. Entah laki-laki atau perempuan, tetapi wajahnya, bayi itu sangat mirip Gus Fatih.
Seharusnya itu mimpi yang indah! Namun, yang terjad
Hot Chapters