MAWAR
balas Anita.
"Maka dari itu, kau harus panggil aku dengan nama supaya kita jadi lebih akrab," mulutnya sibuk meniup busa sabun tampak seperti anak kecil, seumur-umur dia belum pernah mandi di dalam bathup. Melihatnya pernah, dulu saat Nico membawanya tinggal di apartement dia melihat bathup tapi segan untuk mengguanaknnya.
"Baiklah, jadi sekarang kita berteman?" Mawar bertanya kembali, karena Anita belum menanggapi ucapannya.