Selubung Memori
“Kenapa aku yang ingat kejadian pentingmu?”
“Oya? Berarti tiga belas tambah dua.”
“Fal, tiga belas tambah dua berapa?” tanyaku.
“Hm? Tiga belas tambah dua?” Fal menghitung dengan jari-jarinya, satu per satu membuka setiap jarinya untuk menghitung. Suaranya juga menghitung dengan pelan, “Sebelas, dua belas, tiga belas,” dan tiba-tiba kami semua sudah menunggu Fal menghitung karena dia lucu, sampai dia berseru, “Lima belas!”
Capítulos Populares