Cinta Untuk Ayah Keponakanku
“Ternyata kamu tidak menyadari kehamilanmu, Sayang. Tak mengapa. Kita berdua masih muda. Akan ada kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya untuk mempunyai anak. Yah, berapapun jumlahnya yang kita mau.”
“Aku hamil….”
“Iya, Sayang.”
“Tapi sudah digugurkan….”
“Betul. Demi menyelamatkan nyawamu, Sayang.”
“Aku telah kehilangan anakku!” teriak Miranda histeris. “Ya Tuhan, kenapa cobaan tak henti-hentinya datang menimpa diriku? Aku kehilangan janin yang bahkan tak kusadari keberadaannya!”
Hot Chapters