Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Betrayal

Betrayal

“Maaf karena aku dulu tidak menemanimu pada saat kehamilan Reis. Harusnya, aku dapat menemanimu. Kau saat itu bahkan belum lulus kuliah, tapi kau harus mengandung. Kau harus berpindah-pindah negara untuk mencari pekerjaan. Maafkan aku. Aku sangat malu saat aku ingin mengeluh mengenai Reis yang kadang susah untuk diatur. Kau bahkan dulu membesarkannya sendirian dan tidak mengeluh. Jika saja kau meminta ganti rugi, semua hal yang kumiliki tidak akan cukup untuk membayarkan. Bahkan, aku masih menyakitimu saat kita pertama kali bertemu. Betapa jahatnya diriku.” Callis mendongakkan kepalanya dan menemukan wajah Victor yang terlihat sangat larut dalam penyesalan. Mata tajam itu terlihat berkaca. C
106.1K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as miseries
Read
+Library
Mendadak Miskin

Mendadak Miskin

Pria itu bahkan sempat depresi ketika kehilangan Dewi dari sisinya. Manik kecoklatan Rafa menatap tajam ke arah Liam. "Apa kau sudah lupa seberapa sengsaranya aku kehilangan wanita itu? Aku bahkan kehilangan banyak waktu dan pundi-pundi uang untuk sekedar mendatangi seorang psikolog. Aku bahkan rela membayar jutaan rupiah untuk jalang-jalang yang aku sewa setiap malamnya karena merindukan tubuh Dewi yang dulu sempat aku cicipi, meskipun rasa yang aku dapat dari mereka tak seindah ketika aku merasai tubuh wanita itu. Lalu sekarang, kau ingin aku melepaskannya setelah kita bertemu?" Rafa menggelengkan kepalanya sebelum melanjutkan, "Tidak akan pernah, Liam. Bahkan jika itu harus merusak rumah
3.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as miseries
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

Rey tampak sedang memikirkan sesuatu. “Iya, Om. Saya udah kerja part time sejak sebulan setelah Mama meninggal. Tante Lia enggak terima kalau saya dan Bion terus-terusan numpang tanpa kasih imbalan, jadi saya terpaksa harus kerja,” aku Ara. “Sekali lagi saya minta maaf, Ara. Seandainya kesalahpahaman itu enggak pernah terjadi, kamu dan Bion tidak akan pernah mengalami masa-masa sulit seperti sekarang.”
103.0K viewsCompletedAdded to Library 106 Times as miseries
Read
+Library
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Di hatiku sudah ada pemilik baru, dia yang akan menjadi masa depanku. Aku hampir kehilangan segalanya dalam semalam. Perusahaan bangkrut, gedung runtuh, hanya menyisakan banyak utang. Semua barang di rumah dijual untuk melunasi utang, kecuali yang aku dapatkan dari Kak Sandy saat perceraian. Aku tidak bisa menerima kenyataan yang begitu hancur ini, aku menangis dan meronta, tapi semua itu tidak ada gunanya. Ternyata apa yang dikatakan orang tuaku selama ini benar!
8.8K viewsCompletedAdded to Library 353 Times as miseries
Read
+Library
Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Penyesalan Setelah Diriku Tiada

Dalam sebuah kantong kain kecil yang tak mencolok, hanya ada barang-barang pribadi sederhana dan sebuah ponsel lama yang sudah ketinggalan zaman. Begitu dinyalakan, ratusan panggilan tak terjawab dan pesan belum dibaca langsung bermunculan. Tangan mereka gemetar saat membukanya. Semakin dibaca, wajah mereka semakin muram. Kalau video tentang sifat asli Penny saja sudah cukup membuat mereka marah, maka…. Maka pesan-pesan ini justru membuka keseluruhan kisah lima tahun penuh penderitaannya.
8.5K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as miseries
Read
+Library
Terjebak Jurang Penyesalan

Terjebak Jurang Penyesalan

Semua ini disebabkan karena aku selingkuh. Gegara Shella, aku kehilangan putri dan istriku. Keluarga yang dulu bahagia kini telah tiada. Ini semua salahku karena terlalu nafsu. Aku sangat benci diriku sendiri. Putriku, maafkan Ayah. Ivy, maafkan aku. Aku meminta untuk menemui Ivy. Melihat penampilannya yang pucat, aku teringat betapa dia telah bekerja keras untuk keluarga ini selama bertahun-tahun.
4.6K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as miseries
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Mirna tak berhenti memohon, dia berharap bisa meluluhkan hati sepupunya itu. Mira tertawa terbahak-bahak, hati yang sudah dikuasai iblis itu tak tersentuh sama sekali. "Kamu mau tahu salahmu apa? Kamu terlalu sempurna, cantik, berprestasi, dan membanggakan. Mbah Uti tak pernah berhenti memujimu, keluarga besar kita selalu menyanjungmu. Dan yang paling menyakitkan, semua laki-laki yang kusuka naksir kamu! Jadi, kamu pantas dinodai, biar kamu hina dan tak berharga." Mira mendorong kasar kepala Mirna hingga terantuk pohon. Melihat Mirna meringis kesakitan dia tersenyum puas.
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 591 Times as miseries
Read
+Library
MOIROE

MOIROE

Ada tawa samar yang terdengar pahit, "kau lupa, Evander? Aku, Lakhesis adalah salah satu dari Moiroe, yang bertugas mengatur takdir. Apakah menurutmu, aku gagal memahami ini benar-benar murni takdir bagi Neo untuk terluka, atau bahwa itu mungkin karena andil seseorang di dalamnya?" Evander tidak menolaknya, tetapi berkata, "itu dulu, kau adalah dewi. Saat ini, kau masih di sini, Sumur Urd juga belum dibuka kembali. Kau tidak mengenggam takdir siapapun, Isaura." "Lantas?" Isaura masih tidak menatap ke arah Evander secara langsung. "Apakah aku hanya menerima Neo terluka parah karena takdir yang tidak bisa ku atur? Karena aku tidak berdaya menghadapi musuhku secara langsung."
1025.9K viewsCompletedAdded to Library 752 Times as miseries
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Tidak mungkin! Aku pasti salah dengar. “Kau bercanda?” “Tidak! Aku serius.” “Kau bercanda!” “Tam!” Hah … percuma, aku tidak ingin mendengarnya lagi. Semua adalah omong kosong. “Tam! Kau mau kemana?” “Apa urusanmu?!”
3.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as miseries
Read
+Library
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

Dia baru saja mengalami morning sickness dan kepalanya masih terasa pusing. Ponselnya berbunyi. Akhirnya Ayahnya yang tinggal di Batam meneleponnya. “Kiara,” suara Ayahnya yang serak membuat emosi Kiara langsung meluap. Rasa rindu yang selama ini tertahan sedikit terbayarkan dengan mendengar suara sang Ayah tercinta. “Lho, Ki, kok kamu malah terisak sih?” Kiara menghapus air matanya yang seketika turun. “Maaf, Yah. Mungkin ini karena pengruh hormon jadi sering sedih begini.”
1037.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as miseries
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status