Aku Bosan Menjadi Istrimu
ucapnya semangat.
Jujur, hatiku sangat bahagia. Tapi, bukankah ini terlalu dini? Walaupun aku tak menampik, jika hatiku terpaut padanya, namun, aku tidak mau salah langkah lagi. Tidak mudah menyandarkan hati, dengan waktu yang terlalu cepat.
"Rin..." Ibas membuyarkan lamunanku.
"Aku mau tidur, ngantuk."
Tiit, telpon kumatikan sepihak. Aku takut, perasaanku semakin larut, padanya. Ah, permainan takdir, apa lagi ini?
Bab Populer