MEMBUNGKAM MULUT IBU TIRI
Langsung saja kubayar menggunakan m-banking, jadi tak perlu ribet mencari uang cash.
Hati ini bersorak girang sebab telah berhasil mendapat toko itu. Artinya, tak lama lagi aku siap untuk menghancurkan Ibu tiri. Untung sedikit tak masalah, yang penting semua pelanggan Bu Sri beralih menjadi pembeliku. Toh, menurut cerita Bude, Ibu tiriku menjual dengan harga yang sering ngawur, apalagi kalau yang membeli orang yang tak berpengalaman.
Pukul empat sore kami baru keluar dari rumah pemilik ruko tersebut. Alvin langsung mengajak pulang karena Bude sejak tadi sudah menelepon terus.
Hot Chapters