DIJODOHKAN MAMA
Reza yang baru keluar dari dapur ikut tersenyum, menambahkan,
“Kalau bukan karena Mama, mungkin apartemen ini udah penuh dengan makanan instan. Terima kasih banyak, Ma.”
Indri tertawa kecil. “Aduh, kalian berdua ini romantis, tapi ceroboh. Untung Mama masih hidup buat ngawasin.”
Ia menatap keduanya dengan penuh kasih, lalu berkata pelan,
“Kalau nanti Mama gak di sini, kalian harus jaga satu sama lain, ya? Apalagi sekarang kalian bukan cuma berdua, tapi bertiga.”
Hot Chapters