Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Cahaya matahari yang mengenai permukaan logamnya memantulkan kilau merah tua yang kelam. Monster baja ini nampak begitu tangguh dengan lambang Red Tide yang terukir jelas di sisinya. Bodinya dicor dari besi dingin dan tembaga murni. Ruang ketel di bagian depan tingginya lebih dari dua orang dewasa, dengan pipa-pipa tembaga yang melilit rumit layaknya pembuluh darah.
9.78.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Take this Witch CEO Lady (Indonesia)

Take this Witch CEO Lady (Indonesia)

Sembari membuka mulut dan mengeluarkan lidah ularnya, Monster itu berlari menggunakan kedua tangan dan kakinya yang berotot menuju Xavie. "Rhongomyniad!" seru Xavie dalam hati. Titik-titik cahaya bermunculan lalu memadat menjadi sebuah tombak sepanjang dua meter. Tombak itu didominasi warna emas dan sedikit warna merah, satu mata tombaknya memiliki ujung yang runcing berbentuk lingkaran yang awalannya sedikit lebih besar dari batang tombaknya sedangkan mata tombak satunya lagi memiliki bentuk seperti pedang yang kedua sisinya dingin dan tajam.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Marwa terkejut luar biasa, lalu memandangi marmer putih yang tadinya mengkilap seketika berubah menjadi hitam kecoklatan disertai dengan pecahan beling yang berserakan di bawah kakinya. 'Ya, Allah! Ada apa ini? Kenapa perasaanku tiba-tiba tidak enak?' Ia mencoba memunguti serpihan pecahan beling itu dengan hati-hati. Namun, serpihan pecahan beling itu tetap melukai jarinya.
5.713.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Teror Mantan

Teror Mantan

Matanya tak lepas dari orang tersebut, Alex tak mengenalinya karena dia memakai hodiee warna hitam dan juga masker apalagi plat motornya tak ada. Setelah melihat orang tersebut pergi menggunakan motor scoopynya, Alex bergegas turun ke bawah. Lalu membuka pintu dan mengambil kotak tersebut, dengan hati yang berbunga-bunga dan senyum lebarnya Alex kembali ke kamarnya dengan langkah riang. Alex membuka kotak berwarna merah dengan pita putih di atasnya, tapi saat Alex membuka kotak tersebut, matanya membelak terkejut.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Calon Mertuaku Menjadi Maduku

Setelah memberi kecupan tanda merah ditengkuk sang istri, pak Akbar melepaskan pelukannya. "Cepatlah ganti pakaiannya, mas tunggu disini." ujar Akbar, sambil membuang nafasnya dengan kasar. Puteri langsung masuk kedalam kamar ganti, untuk mengganti pakaiannya. "Huhh...ya Allah aku ngeri...!" guman Puteri sambil perlahan memakai pakaian yang dibeli suaminya. "Dari mana pak kabar tahu kalau warna kesukaanku adalah coklat susu ya" guman Puteri.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Liontin Merah Delima

Liontin Merah Delima

Mama membelai rambutku yang masih berantakan. "Terimakasih mama." "Sayang..." Suara mama begitu lembut. "Mama ingin memberikan sesuatu untuk mu sebagai hadiah." Mama mengeluarkan sebuah kalung berliontin sebuah batu berwarna merah yang menggoda. "Kalung?" Tanyaku heran. Karena baru kali ini aku melihat kalung itu.
648 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Neraka untuk Maduku

Neraka untuk Maduku

oceh Bunda. "He em, Azab ini," timpal Ibu keceplosan, "Ehh, maksudmu azab apa? Sembarangan kalau ngomong." "Ya, azab pelakor lah, perusak rumah tangga orang," teriak Bunda. Pertengkaran kembali terjadi, tanpa perduli Indah yang kesakitan. "Mas, ambilin lidah buaya di teras," pintaku ke Mas Aris, pria itu mengangguk dan bergegas, tak berapa lama dia kembali dengan tanaman lidah buaya di tangannya.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga Manda

Mata Ketiga Manda

“Ta-tapi, Pak...aku merasa kalau benda ini tidak biasa,” “Benarkah? Kalau begitu bisakah kau tunjukkan di mana istimewanya lipstik itu!” Sebenarnya Manda juga tidak yakin. Tapi dari pada Colin terus mengomel maka ia membuka saja liptik itu. Tapi...ternyata di dalamnya tak jauh berbeda dengan lipstik-lipstik pada umunya. Bahkan setelah diputar beberapa kali tetap saja itu hanya lipstik dengan warna merah menyala yang menurutnya sangat menjijikkan.
969 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
MONSTER

MONSTER

Aku yakin kalau tembok bisa bicara pasti dia juga membicarakan Jenan. Sayangnya Jenan itu terlalu misterius dan sedikit.. aduh gimana ya aku menyebutnya, galak? sebenarnya tidak sedikit juga sih karena satu sekolah memberinya julukan 'monster'. Sejujurnya, menurutku Jenan tidak sejahat itu sampai harus disebut monter. Aku yakin kalo bilang begini didepan sahabatku Irish dia langsung menyaut, "pala bapakmu!".
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Bau gosong menyeruak, bukan seperti kayu terbakar, tapi seperti… kabel speaker meleleh karena overload spiritual. Tiba-tiba, muncul sosok bayangan dari speaker utama. Ia melayang di udara, mengenakan jubah robek, dan wajahnya... tidak punya wajah. Hanya sepasang lubang hitam tempat mata seharusnya berada. “SIAPA YANG BERANI MEMBUNGKAM DAKWAHKU?” teriaknya. Ucup langsung jongkok. “Saya cuma mau ikut pengajian yang normal!”
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai monster mata merah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status