Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Fatma Boussetta

Fatma Boussetta

[Tutup matamu dan aku akan meutup mataku, selamat tidur, tidurlah yang lelap. Now the moon begins to shine, good night, sleep tight. [Kini sang rembulan mulai bersinar, selamat tidur, tidurlah yang lelap.] ______________ Pemandangan itu membuat orang-orang yang berada di dalam ruangan meneteskan air mata mereka. Tidak peduli dengan status maupun gender mereka, semuanya seolah menyaksikan adegan melankolis yang memorakporandakan kekuatan hati yang selama ini mereka jaga. Nyanyian pengantar itu diakhiri sebuah kecupan dari bibir Nyonya Adeline di telapak tangan Omar.
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 447 Times as moonlight lirik
Show Reviews (50)
Read
+Library
Gladys Shanum
Semoga saja Sabrina dan 2 pasang orangtuanya (kandung dan angkat) mendapatkan balasan setimpal atas perbuatannya pada Fatma. Keren othornya bisa menjadikan cerita ini hidup dan seolah betulan sebagai kisah nyata. Eeh atau memang best on true story ya?
Fitria Sulaeman
Thor, km berhasil memporak-porandakan seluruh hatiku. Hatiku serasa perih dan tercabik², karena tiadanya Omar. Aku merasakan apa yg Fatma rasakan. Ditinggalkan oleh org yg kita cintai, mmng sgt menyakitkan. Krn rindu yg paling brt itu, merindukan seseorang yg sdh pergi meninggalkan dunia untk slmnya
Read All Reviews
Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Di Balik Gunung, Ada Bulan yang Menunggu

Putri bungsuku menepuk lenganku sambil bertanya penuh semangat, “Lalu bagaimana, Mama? Setelah itu bagaimana?” Aku dan Tomi saling bertukar senyum. “Setelah itu… lahirlah kalian, tiga bocah kecil yang selalu bikin rumah ini ramai.” Angin malam berhembus, membawa aroma bunga gardenia. Saat itu aku sadar, semua luka, penderitaan, dan air mata di masa lalu… benar-benar hilang bersama angin. [Tamat]
5.6K viewsCompletedAdded to Library 213 Times as moonlight lirik
Read
+Library
Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Air Mata si Kupu-Kupu Malam

Kini dia sedang berdiri di luar ruang, saat menatap ke atas terlihat langit gelap dihiasi bintang-bintang kecil yang sinarnya tampak berpendar. Di sekelilingnya banyak bunga mati dan lampu ceri. Tak jauh darinya ada sebuah meja bundar dengan dua kursi yang di atasnya ada lilin dan alat makan. Laura menoleh ke arah Taufan takjub. "Ini kita di atas rooftop?"
101.1K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as moonlight lirik
Read
+Library
Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Di Atas Langit, Hatiku Hancur Lebur

Mereka begitu mesra hingga membuat semua orang di sekitar merasa iri. Dia memeluk Evelyn dan berbisik lembut. "Syukurlah, kita tidak saling melewatkan." Evelyn memandang matahari terbenam di atas laut dan mengangguk pelan. Keindahan yang terabadikan dalam momen ini adalah keabadian yang sesungguhnya.
6.8K viewsCompletedAdded to Library 211 Times as moonlight lirik
Read
+Library
Di Balik Tirai Malam

Di Balik Tirai Malam

“Jangan pernah takut menghadapi bayang-bayangmu. Di balik tirai malam, selalu ada cahaya.” Arden membuka matanya dengan terengah-engah. Udara dingin menerpa wajahnya, membawa aroma asin laut yang khas. Dia mendapati dirinya terbaring di pantai, pasir basah menempel di tangannya. Langit di atasnya cerah, biru tanpa awan, seolah semua kegelapan sebelumnya hanyalah mimpi buruk.
873 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as moonlight lirik
Read
+Library
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Part 15 Keesokan harinya, Elora terbangun dengan kepala yang berat dan perasaan campur aduk. Cahaya pagi yang masuk melalui jendela kecil ruangan tempat ia tidur terasa begitu asing. Matanya terpejam beberapa saat, mencoba mengingat apa yang telah terjadi. Segera, ingatan itu kembali—momen yang hangat, yang penuh dengan ketegangan dan perasaan yang tak terucapkan. Dan di balik semuanya, ada satu hal yang mengganggu pikirannya: apa arti dari malam itu?
943 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as moonlight lirik
Read
+Library
Setelah Malam Itu

Setelah Malam Itu

“Kau akan bekeringat, jadi nanti saja mandinya.” Bersamaan dengan saliva yang tertelan, mata Rebecca sudah membeliak tidak mempercayai ucapan Glenn. “G-Glenn ... k-kau mau apa?” Sesuatu keanehan terjadi pada Glenn yang membuat Rebecca merinding. Pria itu tersenyum lemah lalu menarik tangan kanan Rebecca di bahunya untuk kemudian dicium mesra punggung tangan itu. “Bagaimana kalau kita lakukan agenda bulan madu pengantin baru? Jika kau lelah, aku saja yang bergerak dan kau yang menikmati,” Glenn berbisik penuh isyarat sensual.
9.8263.0K viewsCompletedAdded to Library 7.9K Times as moonlight lirik
Read
+Library
Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

Morning Star : Perjalanan untuk Tumbuh dan Bersinar

Mereka menuruni tangga hingga sampai ke lantai 1 dilihatnya langit yang masih medung itu "Wah emang lagu bercanda ini langit, giliran udah sampai di bawah Nggak gerimis, Kalau gini tadi aku nggak usah lari-larian" "Nggak papa sit bikin sehat hahaha" " Iya sih udah kerasa turun setengah kilo, btw Ira kamu lagi mau ke mana?" "ini aku mau nyari makankan lapar banget abis ospek tadi belum sempet beli makan" Oh, kalau gitu aku ikut ya mau nyari peralatan mandi" "OkeBerangkat"
2.4K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as moonlight lirik
Read
+Library
Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Jejak Pewaris Harmoni di Bawah Langit dan Gelombang

Untuk mengusir sunyinya malam, Kai memainkan sebuah melodi yang tersimpan dibenaknya setelah ia mendapat Seruling Bambu 'Napas Penjaga Bumi' ini. ​Perahu mereka memecah permukaan laut yang tenang, meninggalkan riak-riak perak di bawah cahaya bulan. Kai duduk bersila di bagian tengah, sementara Luka berada di buritan, tangannya memegang erat kemudi kayu yang terasa dingin. Kai memejamkan mata memainkan melodi yang tersimpan di benaknya.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 25 Times as moonlight lirik
Read
+Library
Devil (Indonesia)

Devil (Indonesia)

“Lambat laun, Nadja ... aku akan menjadi satu-satunya pria yang kaucintai. Hanya aku di hati dan pikiranmu, di setiap helaan napasmu. Hanya namaku yang memenuhi otakmu, Xander ....” Dengan sekuat tenaga mulutku mengeluarkan pekikan yang sangat keras, membuat telingaku berdenging sakit. Lalu bayangan si iblis bermata hijau dan juga ladang lavender bergoyang, lantas hancur berkeping-keping. Kemudian mataku terbuka dan mendapati langit-langit kamar temaram yang hanya diterangi cahaya keperakan bulan purnama. Napasku tersengal.
1038.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as moonlight lirik
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status