Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Once Again

Once Again

Membuat Cla tidak dapat melanjutkan ucapannya lagi. “Jika kamu terlalu banyak bicara, akan ku pastikan kamu akan mendapat banyak masalah. Jadi jangan sampai apa yang sudah kamu dengar di telepon tadi sampai menyebar ke orang lain. Ingat itu.” ucap Al dengan tegas, lalu pergi dan melap tangannya dengan menggunakan celana yang dipakainya, seolah jijik karena telah meletakkan tangannya di bibir Cla. ***
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
Euforia

Euforia

Akan tetapi, hari ini berbeda. "Yang cepat, ya, Pak. Aku takut kalau lama-lama semobil dengan ini makhluk, takut diterkam, betinanya garang banget," adu Eiden seraya mengusap kedua lengannya seolah sedang merinding. "GUE BUNUH, YA, LO LAMA-LAMA!" ~ "Makasih." Eiden mengernyit. "Udah? Makasih doang, nih?" godanya sambil menaik-naikkan kedua alisnya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
Another day

Another day

batin Gevan. •••• ~Dalam hening dengan gemuruh angin hari ini Aku merindukanmu seperti biasanya Dan setelah sekian lama aku tak menangis Pada akhirnya rinduku padamu membuatku menangis juga Hhhh ternyata sesakit inikah rasa rindu? ~kamu tau? Walau tak ingin melakukannya Tapi aku pernah melupakanmu satu kali Dan aku merasa bersalah padamu atas hal itu
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

### Teaser One More Time #5-Get Another Boyfriend “Lo nggak tertarik buat cari pacar baru, Ka?” Akhir-akhir ini, Fian dan Eriska sering bertemu dan mengobrol di kafe. Tak jarang, Fian akan mengajak Eriska datang ke rumahnya untuk sekedar membunuh waktu dan bermain game bersama. Harus Fian akui, Eriska jago dalam bermain game. Beberapa kali, gadis itu mengalahkannya. “Nggak sekarang,” jawab Eriska sekedarnya. Meskipun sudah sering bertemu dan mengobrol dengan Fian, gadis itu masih belum bisa terlalu akrab dengan siapapun. Dia membatasi diri.
6.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
Love You More (21+)

Love You More (21+)

Sang Direktur tersenyum mesum, mengarahkan tombak berurat itu ke liang yang basah dan memasukannya. "Ah! Mas!" desah Bella, mengigit bibir bawah pelan sambil memejamkan kedua mata. Anugrah memompa tubuhnya dengan ritme cepat, menahan desahan yang ingin meledak. Sadar, tempat itu tak memiliki peredam suara. "Kamu nakal Mas!" protes Bella manja. "Kamu menikmatinya juga 'kan, Honey?" Bella mengangguk malu-malu dengan suara napas terengah-engah.
9.969.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
Cinta Dan Kematian

Cinta Dan Kematian

[One step closer] [I have died every day waiting for you] [Darling, don't be afraid] [I have loved you for a thousand years] [I'll love you for a thousand more] ***
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
ARE YOU DONE, MY DEAR?

ARE YOU DONE, MY DEAR?

Inilah andalan mereka menjadi terkenal dan bisa berdampingan dengan bank lainnya. Banknya sibuk sepuluh kali lipat, tidak- mungkin seratus kali lipat, mau dianggap berlebihan juga faktanya ya memang begini. Dimas dan Fumiko pun tidak kalah terkejutnya dengan kedatangan beberapa sales alat rumah sakit dari luar negeri yang memungkinkan rumah sakit mereka mendapatkan nomor antrian paling awal untuk membeli peralatan-peralatan ini.
634.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 791 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Krek,,, krek,, srrt,, srrt (suara menyobek kertas) "Aah,,, (sambil dilempar kertas) tidak ada gunanya,,,! Hiks,,, hiks,,, mulai menangis, dan melepaskan semua belenggu yang ada di dalam fikirannya. (Duduk di atas ranjang nya) " Aah,,,, (memegang kepalanya lalu meremas wajahnya dengan penuh kekecewaan
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
Lebih dari selamanya

Lebih dari selamanya

"Oke...oke....sekarang giliran Amanda." "Aku juga tidak bisa." "Alah...ayolah Manda. Demi kita." "Baiklah." Amanda mulai berpikir sambil mencuri-curi pandang mereka. Lalu, ia menemukan pantunnya. "Berakit-rakit ke hulu...." "Cakep...." "Berenang-renang ke tepian...." "Cakep...." "Bersakit-sakit ke masa lalu...." "Cakep...." "Bersenang-senang ke masa depan...."
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
You And Me

You And Me

dum Terdengar suara musik yang sangat keras dan banyak sekali orang di sana, walaupun ini sudah tengah malam, tapi tempat itu tidak pernah sepi malah semakin malam semakin banyak orang berdatangan. Tubuh mereka saling bergerak mengikuti irama musik di sana. "Seperti biasanya," ucap Noah kepada si pembuat minuman atau barista di sana. "Noah!" Teriak Daniel karena suasana di sana sangat ramai jadi suara Daniel terdengar kecil.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai more and more and more
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status