Aku (Bukan) Istri Pilihan
“Boleh saja Haga mentalak dia, Indri bukan lagi istrinya, tetapi satu yang perlu kau tahu. Indri tak akan pernah menjadi mantan menantu bagi kami. Dia tetap menantu kami. Selamanya! Andaipun kelak Indri menikah dnegan laki-laki lain, maka hubungan kami tak akan pernah berubah. Siapapun suaminya, maka suaminya itu akan kami anggap anak kami sendiri.”
“Mama dan keluarga ini memnag hebat. Sampai-sampai mantan menantu dianggap ratu, sedang saya yang menantu asli, disepelekan.”
“Maaf, ya, Ara! Dari awal mengenal kamu, Mama tak pernah merasa suka. Kebetulan saja Haga menikahimu, jadi mau tidak mau kami harus menerima. Tetapi, jangan pernah berharap lebih dari kami. Jangan mengharapkan kedudukan
Bab Populer