Misteri di Rumah Mertua
Aku yang menatap kosong ke sembarang arah, kini tatapan aku jatuhkan pada Mama yang baru saja bicara.
"Kata dokternya enggak perlu dirawat, kok, Mah. Hanya kurang istirahat saja," jawabku.
Mama menggeser duduknya hingga semakin dekat denganku, lalu memegang tangan ini.
Aku dan Mama saling pandang, kemudian kepalaku menunduk dalam karena air mata seperti akan keluar.
Entah kenapa, tapi perasaanku sangat mudah tersentuh jika ditatap begitu lekat oleh orang-orang yang aku sayangi.
Bab Populer