Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Bersegi

Cinta Bersegi

Dua pasang mata itu menatap tajam ke seseorang yang jaraknya cuma beberapa meter saja dari mereka. Orang itu sedang melamun. Matanya fokus melihat ponsel, tapi kelihatan, pikirannya tidak sedang di situ. Duduknya tidak tenang dan gelisah. "Ssst, lihat. Semenjak kemarin itu, Mama jadi sering melamun, ya?" "Iya, Kak."
9.94.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Vonis mandul ditengah kehamilan istriku

Gue pun segera berjalan menghampiri Mama yang tampak kaget bukan main. Bahkan kini nafasnya pun tersengal-sengal. "Mama kenapa?" tanya gue khawatir. Pasalnya Mama tidak pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Mama yang tengah fokus menatap layar akhirnya menoleh, matanya nyalang menatap gue dengan penuh emosi.
9.4462.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.7K kali sebagai mother look at me
Tampilkan Ulasan (67)
Baca
+Pustaka
Sutry Dickinson
Akhirnya TAMAT juga...... Thanks ottor, ceritanya bagus. Endingnya keren. Puas baca bab Ending yang full dan panjang banget ceritanya. Walaupun koin mahal di bab ending tapi puas bacanya. Setimpal, harga koin dan isi cerita
Husna Hidarani
EMOSI BANGET SAMA NISA YA ALLAH. UDAHLAH JALANG, PENGKHIANAT, PELAKOR, KENA AZAB EH MASIH AJA NYUSAHIN ANTON. ANTONNYA JUGA ANTARA NAIF DAN BODOH, BEDA NEDA TIPIS......... Sebel banget, tapi tetep baca terus, wkwkwk
Baca Semua Ulasan
Perceraian yang Terindah

Perceraian yang Terindah

Aku tidak melihat gerak gerik Papa, karena memang tidak meliriknya sama sekali. "Duduk, sini!" suruh Mama sembari menepuk sofa di dekatnya yang kosong. "Mau ngomongin apa?" tanyanya sekali lagi sembari menanggalkan kacamata yang dipakai. "Ma ... aku berharap Mama bisa berhati lapang menerima apapun yang ku kasih tahu." "Iya ... memang soal apa? Laniara?" tanya penuh selidik. Aku mengangguk.
1036.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 849 kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
Cinta Gita

Cinta Gita

Mereka adalah orang tua Yoga, sosok yang dulu pernah menatapku dengan sebelah mata. ​"Gita? Kamu bawa Gita lagi ke sini, Yoga?" tanya Mamanya dengan nada suara yang datar, namun matanya menatapku dari ujung rambut hingga ujung kaki. ​Jantungku rasanya ingin melompat keluar. Aku meremas ujung bajuku, mencoba mencari kekuatan.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

NIKAH DENGAN DUDA TIGA KALI MALAM PERTAMA BIKIN KAGET

"Dinda, ada apa ini?" tanya Papa dengan kening berkerut. Matanya yang serupa elang itu menatapku tajam bagai menembus jantung. Begitu pun Mama menatapku terlihat begitu penasaran sekali. Ia yang tengah menyuap sampai menghentikan suapannya. Bukan hanya Mama dan Papa, Yana juga bergantian memandang ke arahku dan Mas Angga
9.952.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
MY BABY

MY BABY

Mom mengangkat wajahnya dan menatapku dengan mata berkaca-kaca. "Pulang? Pulangkemana? Disana bukan rumahku. Tak ada yang menganggap keberadaanku." Hatiku berdesir melihat tatapan mata sarat kesedihan milik Mom. Tapi mengingat kelicikan Mom selamaini, aku jadi ragu. "Apakah ini bukan trikmu, Mom? Tak usah repot melakukannya. Kalau Mom peduli padaku, ikut aku pulang. Dan jangan memboroskan waktuku disini," tegurku dingin.
9.810.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
Tertawan Pesona Mantan

Tertawan Pesona Mantan

Aku sudah kembali. Wajah Mama terlihat memerah dengan seorang bayi dalam dekapannya. Papa, Ayah, Ibu, Mas Alan, Mbak Eliza, Ratu, Wisnu, Rama berikut Luna juga sepertinya tengah menangis. Mereka semua tertunduk. Hingga tiba-tiba Luna menatapku yang juga tengah menatapnya. Ia mengedip-ngedip lalu mengucek matanya. Aku mengulas senyum. Namun, respons sahabat tengilku itu sangat memyebalkan.
1024.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 840 kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
Menikahi Calon Kakak Ipar

Menikahi Calon Kakak Ipar

Bu Nia nampak diam sesaat tidak seperti biasanya dan terlihat termenung kembali. Fajar lalu memegang tangan Maminya. “Ada apa Mi, sepertinya ada yang Mami cemaskan atau apa gitu?” tanyanya dengan lembut. “Enggak tahu, Sayang , entah kenapa perasaan Mami nggak enak banget, sepertinya ada sesuatu yang akan terjadi.” “Lihat nih mata Mami sebelah kanan ini yang di bawah kedutan terus.” Fajar memperhatikan mata maminya sejenak dan memang benar masih terlihat kedutan.
1031.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
Gadis Kecil di Pelaminanku

Gadis Kecil di Pelaminanku

"Ngambil gitu doang, Pak Joko juga bisa, Pa." Papa berbalik dan melihatku keheranan. Begitu pun dengan Mama. Matanya menyipit, bibirnya sedikit mengerucut, dan alisnya berkerut. "Eh, ada aqua?" ujarku seraya memalingkan wajah menghindari tatapan Papa. Bersambung
9.522.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 511 kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
Cinta Pertama : Aku Bukan Orang Ketiga

Cinta Pertama : Aku Bukan Orang Ketiga

Fani menyindir. Aku menoleh melihat Fatan yang saat ini menatapku senduh. Aku tidak tahu arti tatapannya. Mungkin Mas Fatan jengkel kepadaku, atau mungkin sebaliknya. Aku menelpon ibu mertiuku karena khawatir pada kondisi Mas Fatan, aku tidak mau ia merasakan semuanya sendirian, ada aku di sini. Aku menunduk malu ketika mas Fatan terus menatapku, lalu di buyarkan oleh Mama yang memegang paha Mas Fatan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai mother look at me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status