Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri Terpilih Tuan Alpha

Istri Terpilih Tuan Alpha

tanya Elliot tak sabar karena Lufy hanya memandangi sup dengan heran. "Nona Elliot, supnya berubah warna jadi hitam!" suara Lufy tertekan. Elliot dan Ethan berdiri untuk memeriksa supnya. Ethan memandangi Lufy, "Apa yang kau masak sebenarnya?" Luffy gemetar dan berseru, "Ini hanya sup jagung manis dengan potongan daging kering, tanpa jamur!" "Tapi sekarang semuanya hanya kuah berwarna hitam!" kata Elliot sambil menahan wajahnya, dengan nada yang penuh kekecewaan.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as muka konyol luffy
Read
+Library
LUKA

LUKA

"KENAPA? KAU MARAH AKU MEMUKULNYA??" Nara melangkah mendekat ke arah Intan, ia menatap lekat wajah sahabatnya itu. Ada rasa muak dan kecewa di sana, bahkan tatapan tajam yang tidak pernah Nara berikan mampu membuat nyali Intan ciut. PLAKKK.
87.8K viewsOngoingAdded to Library 311 Times as muka konyol luffy
Read
+Library
Marga Kuromori

Marga Kuromori

pinta Pak Zukida. Nobu mengangguk, dengan satu tarikan napas, pemuda itu tak bosan mengulang cerita. Setiap apa yang diceritakan oleh Nobu, wajah suram Bu Mako kembali cerah. “Apa yang kau ceritakan ini benar?” tanya Bu Mako, sembari menahan tangis haru. “Nyonya bisa memotong lidah saya kapanpun bila saya berdusta,” ucap Nobu.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as muka konyol luffy
Read
+Library
Magic You

Magic You

"Love you." Mukaku menjadi memanas karena kalimat yang keluar dari bibirnya barusan. catatan penulis: jangan lupa di like, vote dan rate ya guyssss love you...
104.3K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as muka konyol luffy
Read
+Library
Tiga Bayi Sang Mafia

Tiga Bayi Sang Mafia

Iman Kenzo teruji saat melihat tubuh polos Mika yang membuat dia menelan salivanya. "Kalau seperti ini bisa khilaf aku, duh sabar ya tong, kamu harus senantiasa sabar dalam menghadapi semua ini dan jangan buat aku malu dan menderita mandi air dingin," ucap Kenzo yang akhirnya tidur di sebelah Mika yang tubuhnya polos. Sedangkan, Luna dan keponakannya yang saat ini sudah pergi ke luar untuk mengambil nuklir dan menyerang mafia yang sudah menyerang markasnya yang saat ini diserang oleh musuh mereka.
10119.8K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as muka konyol luffy
Read
+Library
Kubalas Hinaanmu, Mas!

Kubalas Hinaanmu, Mas!

Dia melihat potongan melon dan buah jeruk yang sudah dikupas terletak di atas meja dekat sana. “Belum, saya malas makan.” Bu Ningrum terkekeh pelan. “Mbak Arini ada perlu apa kemari?” Bu Ningrum tertawa melihat Rafa yang sudah berlarian melihat kolam ikan koi di samping rumah. Suara air mancur di kolam memang terdengar cukup jelas dari sana.
998.7K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as muka konyol luffy
Read
+Library
My Mafia

My Mafia

Karena bisa selamat dari iblis sepertinya. Dia pikir hanya dirinya saja yang bertindak bodoh dengan menolong gadis itu dari para preman. Tapi ternyata gadis itu juga sama bodohnya. Dengan sikap kurang ajar dan tidak warasnya, gadis itu menarik tangannya dan mengajaknya lari dari para preman-preman itu. Yang benar saja! Seorang mafia seperti dirinya, lari di tengah-tengah pertarungan seperti seorang pengecut! Harga dirinya sebagai seorang mafia benar-benar turun saat dirinya berdekatan dengan gadis itu!
104.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as muka konyol luffy
Read
+Library
LULUH JIWA MAFIA & BABY

LULUH JIWA MAFIA & BABY

Albert : Baik bos. Tak lama mereka semua pun kumpul ke markas, seluruh anggota ku dengan wajah ketakutan berbaris untuk melapor, saat mereka berbaris dihadapan ku, aku memukuli anggota ku satu-persatu BODOH!!! kalian semua "teriakan ku", masalah sekecil ini saja kalian tidak bisa membereskan, memangnya kalau polisi datang kalian haru berlari?? "dari belakang terdengar suara" maaf bos tetapi polisi itu lebih banyak dari jumlah kita, mendengar hal itu aku langsung menghajarnya hingga dari bibirnya itu mengeluarkan darah segar.
821 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as muka konyol luffy
Read
+Library
REUNI

REUNI

tanya Tama, menahan tawa. Kepalaku makin mengebul saja. "Nggak usah dengarkan dia," ujarku jengkel. "Kalian, please, kita jadi tontonan di sini. Apa di antara kalian nggak ada yang waras?" "Jangan minta aku buat ngalah ya, Win," tekan Tama yang masih menggenggam pergelangan tanganku erat-erat. "Dan Anda pikir, saya mau mengalah?" balas Luffy. Sorot matanya tajam dan dalam. Dan aku cukup ngeri melihatnya.
1015.7K viewsCompletedAdded to Library 409 Times as muka konyol luffy
Show Reviews (11)
Read
+Library
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Read All Reviews
Koma

Koma

Dari posisi sedekat itu ia bisa melihat jari-jari cowok itu penuh hansaplast dan mata panda yang terlihat jelas di kulit putihnya. Gadis dengan name tag Rimba buana itu terkejut dengan darah kental yang keluar dari lubang hidung cowok itu. Dengan sigap ia langsung mengulurkan sapu tangan yang selalu ia bawa. Cowok itu terlihat bingung dengan sikap tiba-tiba cewek asing dihadapanya. Rupanya dirinya tak sadar akan darah yang mulai mengucur deras hingga menetes ke layar hp-nya.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as muka konyol luffy
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status