Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

Tunduklah, Tuan Iblis! Istri Bisumu Adalah Tabib Dewa

balas sang Kakang Seperguruan dengan rahang mengeras, panik menyapu matanya. ​Di belakang mereka, pepohonan berderak patah. Seekor siluman lokal yang telah bermutasi akibat lingkungan beracun muncul dari balik kabut. Itu adalah Macan Tutul. Tubuhnya masif, sebesar kerbau jantan dewasa, dengan bulu berlapis kapuk dan sepasang mata hijau yang menyala haus akan darah.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as mulut buaya
Read
+Library
Kupu-Kupu Malang

Kupu-Kupu Malang

Sementara pakaian bawah si kupu-kupu malang sobek di beberapa bagian, terutama di area intinya. Yuna hanya bisa menangis dan memekik di sela bekapan tangan Aldo. Pria itu mulai menyodorkan juniornya ke arah inti Yuna. "Jangan takut, Sayang. Ini akan terasa nikmat setelah terbiasa," bisik Aldo penuh nafsu.
1045.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as mulut buaya
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Hidup di hutan selama beberapa tahun mengajarkannya banyak hal, terutama dalam perihal pertahanan diri. Mehmet melahap buruan tak seberapanya seraya menajamkan indera pendengaran. Pengalaman hidup menuntunnya untuk selalu mawas diri. Suara gemericik air yang tersamar di balik desau angin mengalir ke lubang telinganya. Suaranya yang sedikit berbeda dengan suara arus pada umumnya membuatnya sedikit curiga. Mehmet mencoba menyelidikinya dengan ekor mata, benar dugaannya. Seekor reptil besar berwarna hitam muncul di permukaan. Itu black caiman—sang penguasa air tawar yang memiliki lebih dari tujuh puluh gigi tajam di sepanjang mulut.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 273 Times as mulut buaya
Read
+Library
MULUTMU, RACUN UNTUKKU

MULUTMU, RACUN UNTUKKU

Sentuhan tangannya berpindah ke bawah mata yang terlihat cekung itu, yang sering dibilang dengan sebutan mata panda. Kembali Nayla menghela napas panjang melihat ke arah dirinya. Dia sendiri merasa jijik apalagi Lukman. Jika bisa, dia pun ingin menjadi seperti Ririn yang tidak perlu bekerja memenuhi kebutuhan rumah tangganya.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as mulut buaya
Read
+Library
Mandul

Mandul

tenggorokan Ririn tercekat saat kedua netranya menangkap sesuatu di tangan Nisa. "Mas! ketemu, ini ATM dan buku tabungannya," ucap Nisa tanpa dosa kepada Ayus. Seketika wajah Ayus berubah sumringah saat mendapati sesuatu yang dicarinya telah berada di genggaman Nisa.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as mulut buaya
Read
+Library
Legenda Dewa Tertinggi

Legenda Dewa Tertinggi

Buaya raksasa setinggi 10 meter dengan panjang mencapai puluhan meter memberikan tekanan tak terlihat yang jatuh ke setiap orang yang melihatnya. Buaya putih itu menarik kembali raungannya dan menatap orang-orang di depannya dengan matanya yang suram dan niat membunuh yang membuat semua orang merinding ketakutan. White Bones Alligator! Semua orang dengan cepat mengetahui identitas buaya tersebut. White Bones Alligator, sang penguasa rawa-rawa yang memiliki kemampuan manipulasi tulang raksasa yang sangat tajam. White Bones Alligator tingkat Divine Beast bahkan bisa memenuhi seluruh hutan dengan manipulasi tulangnya.
9.261.6K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as mulut buaya
Read
+Library
BLASTERIS TERKUAT

BLASTERIS TERKUAT

Mendengar pertarungan sengit, dia mengikuti suara itu dan tiba untuk melihat sekelompok orang menyerang Mora tipe buaya raksasa. Mora tipe buaya sepanjang sepuluh meter itu tampak seperti sebuah van. Sisik yang kental dan keras menutupi punggungnya, dan duri sepanjang satu meter tumbuh di kedua sisi tulang rusuknya. Mora tampak sangat mengerikan. "Itu adalah Ironspike Alligator, Mora Level 2!" Krisna segera mengenali buaya itu. “Orang-orang ini punya nyali! Apakah mereka tidak takut dengan Mora Level 2 itu?”
1066.3K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as mulut buaya
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

Pada saat ini, seekor buaya air mutan raksasa muncul di sungai, panjangnya lebih dari sepuluh meter, dengan aura iblis yang membumbung tinggi. Begitu buaya itu sampai di darat, ia membuka mulutnya yang berwarna merah darah dan menyemburkan semburan air yang menembus air. Lin Xuan bergoyang dan menghindari serangan itu. Dia tidak langsung membalas karena pendekar Alam Laut Roh sudah tiba di dekatnya. Benar saja, sesosok tubuh mendarat di tanah dan mengeluarkan seruan pelan.
1014.3K viewsOngoingAdded to Library 484 Times as mulut buaya
Read
+Library
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

“Kami pergi ke kebun binatang. Di sana kami melihat rusa, ular, buaya, serigala, kura-kura, monyet, orangutan, beruk, harimau, tapir, babi hutan, musang, landak, jerapah. Aneka burung seperti burung cenderawasih, burung elang, burung hantu, burung merak, burung nuri, burung beo, burung gagak. Lalu berbagai jenis ikan seperti ikan arwana, ikan piranha,...” Sementara wanita di depannya terus bercerita, Adri mengerenyitkan kening. Sepertinya ia menangkap ke arah mana Ibu Prapti akan bercerita lebih jauh. “Di perjalanan kami makan banyak buah-buahan. Apel, pisang, durian, ubi jalar, ubi kayu, nanas, nangka, cempedak, semangka merah, semangka kuning, semangka tanpa biji.”
105.6K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as mulut buaya
Read
+Library
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Ghadanfar mendecakkan lidah acuh. “Terserah apa katamu. Yang penting, kerjakan saja yang dimintanya.” “Tapi lumut mossa itu apa? Seperti apa bentuknya?” “Lumut mossa adalah lumut yang hanya tumbuh di lapisan bawah bebatuan di dasar telaga Hayaa. Warnanya kuning dan mengeluarkan bau seperti mentimun.” Bagaimana caraku mengetahui baunya kalau lumut itu tumbuhnya di dalam air?
105.4K viewsOngoingAdded to Library 177 Times as mulut buaya
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status