Biar Aku yang Pergi, Mas
cecar Dasya saat melihat Doni masih saja terdiam tidak mengatakan apa-apa.
“Eh .. itu, Sya ... Aku mau—“
Belum juga Doni berhasil mengatakan apa yang ingin dia katakan kepada Dasya, tiba-tiba suara telfon rumah milik Fasya berdering, membuat Doni tidak melanjutkan kalimatnya. Sebab, Dasya lebih dulu mengalihkan fokusnya kepada dering telefon tersebut.
“Aduh, Don. Aku angkat telfon dulu, ya. Soalnya ada yang nelfon, takut itu penting,” ucap Dasya pada Doni.
ตอนยอดนิยม