Dream first class
Aku mengusap layar ponsel lalu menatap jam yang tertera jelas di sana.
“Ini memang hari minggu, kok, benar, pukul 6 pm—sama persis seperti jam di dinding,” ujarku dalam hati saat melihat jam itu, sekilas, kemudian menatap layar ponsel kembali. Saat kedua bola mata ini bergeser tepat pada angka di sampingnya, beberapa detik kemudian, kenyataan mulai merampas penuh kesadaranku. Tubuh ini terasa kaku dengan waktu yang seakan berhenti dengan napas yang tersendat, mataku melebar. Aku terkejut.
Hot Chapters