Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The Time Replayers

The Time Replayers

Mau tidak mau, aku harus mulai bisa menerimanya, meskipun batinku tidak. Terakhir kali aku sekarat di rumah sakit. Saat itu tahun 2020. Lalu aku mati, dan terbangun di 1989? Tidak ada penjelasan yang masuk akal di sini. Memang sering sekali kubaca tentang teori mesin waktu yang dengan teknologi futuristik membawa pengendaranya pergi ke zaman mana pun. Kuakui mesin waktu adalah salah satu obsesi yang belum pernah kucapai.
106.4K viewsCompletedAdded to Library 197 Times as my time
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Dia melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 21:00. “Iya, tak biasanya ayahmu belum pulang jam segini. Mungkin ada halangan di kantor. Soalnya ayahmu kan memang orang penting di kantornya. Kamu sebaiknya tidur saja dulu, besok masuk sekolah lho,” ucap Yuni.
105.5K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as my time
Read
+Library
Maduku Putri Konglomerat

Maduku Putri Konglomerat

Aku telah diberi kesempatan untuk semakin dekat dengan-Nya. Aku melirik jam yang menempel di dinding. Waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Aku pun bangkit dari dudukku, lalu melangkahkan kaki menuju ranjang. Aku langsung merebahkan tubuhku begitu sampai di ranjang. Kemudian aku mulai memejamkan mata, mengistirahatkan tubuhku dari rasa penat. *** "Bagaimana kabarmu, Mil?" tanyaku melalui sambungan telepon.
1018.2K viewsCompletedAdded to Library 601 Times as my time
Read
+Library
Hati Biru Affa

Hati Biru Affa

Atau apakah semua sudah terlalu sibuk? Sabtu pun tiba. Hari perjanjian kami. “Mereka bilang di dekat pintu masuk jam 11 ya?” komentarku seraya melihat ke arah arloji yang ku kenakan. Angka mendekati 11 di jarum pendek dan mendekati 11 di jarum panjang. Sepertinya aku miskalkulasi 10 menit, jika mereka tidak telat. “Affa?” suara seseorang mengejutkanku. Aku melihat seorang perempuan usia sepantaran denganku. Sepertinya aku cukup yakin dengan lawan bicaraku siapa.
104.4K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as my time
Read
+Library
Two Times

Two Times

Bumi POV Hari ini aku menyelesaikan dinas pagiku dengan sedikit terlambat. Kulirik jam ditanganku yang saat ini sudah menunjukkan pukul 15.20. Akupun menuju ke ruangan dimana Disha berada setelah menerima balasan pesan darinya bahwa hari ini ia juga sedikit terlambat menyelesaikan dinasnya. Aku berniat untuk mengajaknya pulang bersamaku sore ini. Selesai menjemput wanita itu kamipun berjalan pulang.
8.69.0K viewsOngoingAdded to Library 215 Times as my time
Read
+Library
ONE MORE TIME!

ONE MORE TIME!

Berbeda dengan teman-temannya di sekolahnya yang dulu. Ralat. Hanya satu orang. Orang yang sudah menghancurkan masa SD Eriska selama dua tahun, sebelum akhirnya dia terpaksa pindah sekolah. “Bisa gila gue lama-lama,” gerutu gadis itu sambil menggelengkan kepalanya. Ingatan akan masa kecilnya membuat Eriska berdecak dan menjatuhkan tubuhnya di sofa. Dia melirik jam dinding dan jarumnya sudah mengarah ke angka sembilan. Satu jam dari sekarang, kuliah jam pertamanya akan dimulai.
6.7K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as my time
Read
+Library
Agnia dan Cermin Pecah

Agnia dan Cermin Pecah

Waktu menjadi konsep yang cair. Aku tidak tahu sudah berapa lama aku duduk di sini. Satu jam? Lima jam? Jendela apartemenku yang tadinya gelap kini mulai membiru. Matahari pagi mencoba merayap masuk, tapi aku tidak peduli. Duniaku sekarang hanya selebar layar laptop 13 inci ini.
830 viewsCompletedAdded to Library 33 Times as my time
Read
+Library
FATED

FATED

Tak lupa aku juga mengabari kedua orang tuaku. “Silahkan, ini pesanannya,” kata pelayan sembari menyodorkan minumanku. “Kamsahamida.” Aku mengaduk americano di hadapanku dan menyesapnya. Aku melihat jam di ponselku yang menunjukkan pukul sebelas siang. Aku tak punya waktu lama lagi, karena aku harus melakukan latihan dance.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as my time
Read
+Library
Sayembara Pelakor Milyader

Sayembara Pelakor Milyader

Ingin rasanya menikmati waktu, jauh dari kesibukan mengejar cuan besar. Perlahan kubuka mata, lalu melirik pada penunjuk waktu di atas nakas. Sudah pukul 06.47, pantas saja hangat mentari sudah terasa. Kurasa menikmati hangatnya sinar matahari di balkon akan membuat mood-ku membaik.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as my time
Read
+Library
Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

"Sekarang sudah jam setengah sembilan, dan Anda… belum tiba di kantor. Padahal Anda—memiliki meeting dengan Mr. Frederick Finch jam sembilan hari ini." Apa? Jam setengah sembilan? Aku melihat layar telepon genggam dan ternyata memang benar waktu telah menunjukkan pukul delapan lebih tiga puluh menit. "Sh*t!" Aku mengumpat, teringat janji meetingku dengan Frederick. Bagaimana bisa aku bangun kesiangan di hari kerja? Lalu, aku teringat apa yang terjadi, apa yang menyebaka aku pulas tidur hingga lupa waktu.
1010.4K viewsOngoingAdded to Library 373 Times as my time
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status