Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PRESENCE & TIME

PRESENCE & TIME

Dia meneguk air liurnya kasar. "Oh Tuhan, mengapa lama sekali?" Amelyce mulai bermonolog. Dia penasaran, apa yang membuatnya mengundur-ngundur waktu. Apa wajah menyedihkannya tadi membuat hati pria itu tersentuh. Lebih baik Amelyce memastikan.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as my time
Read
+Library
My Boyfie is Wolf Alpha

My Boyfie is Wolf Alpha

"Aku ke dalam bentar, kamu tunggu di sini, oke?" Aku mengacungkan jari jempol. Sambil menunggu dia kembali, aku mendengarkan musik dari ponsel. Memiliki waktu me time adalah suatu keberuntungan, yang tidak semua orang bisa merasakannya. Chat dari Dona, Chel, bahkan Frey kuabaikan. Toh, salah sendiri kenapa tidak siap-siap dari pagi? Aku memang wanita yang bawaannya santai, tetapi tidak lupa dengan pesta besar.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as my time
Read
+Library
OUCH IT'S YOU

OUCH IT'S YOU

“Besok tanggal merah, Ta. Kerja apa lu tanggal merah? Kerja bakti?” “Iya kerja bakti. Gue balik ya.” “Ah nggak seru lu. Baru juga jam segini. Jam berapa nih? Delapan?” “Delapan Uyut lu! Setengah satu subuh nih. Noh liat!” Jawabku memamerkan jam yang terpampang di display hpku. “Yaudah deh, lu mau gue pesenin taksi nggak?”
101.7K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as my time
Read
+Library
The Guardian of Tunlansia

The Guardian of Tunlansia

Krukk-krukk! Dan benar saja saat Sekilas aku melihat kearah jam tangan Canggihku, Yg berwarna abu2 kehitaman yg melingkar di ditangan kiriku. Sudah hampir menunjukan Pukul 12 siang. Dan Akupun langsung tersenyum menyeringai kearah 2 ikan itu, Sambil berkata pelan. "It's time for Lunch Guys ~" ... ==>>NEXT
104.2K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as my time
Read
+Library
Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

Demi Kuliah Aku Rela Jadi Istri Simpanan

“Aku cuma ingin satu hal tetap jadi milikku dulu.” “Apa?” “Waktu,” jawabku jujur. Aku meraih ponsel, lalu meletakkannya kembali tanpa menyalakannya. Tanganku masih sedikit gemetar. “Ini terlalu tiba-tiba,” lanjutku. “Aku baru sadar ada jarak antara aku dan dia. Dan sekarang… ada ini.” Aku menatap perutku sendiri. Masih rata. Tidak ada yang berubah secara kasat mata.
102.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as my time
Read
+Library
DATE ME PLEASE!

DATE ME PLEASE!

mataku nyaris terpejam saat bus mulai melaju perlahan. setibanya di halte dekat apartemenku, aku melangkah turun dengan lesu. kaki-kakiku sudah seperti balok es, dan setiap langkah terasa berat. butuh waktu hampir sepuluh menit lagi berjalan kaki dari halte ke apartemenku Saat akhirnya sampai didepan pintu apartment, jam sudah menunjukkan pukul setengah satu. dengan gemetar aku mengeluarkan kunci, membuka pintu dan segera masuk kedalam ruangan yang gelap dan dingin.
822 viewsOngoingAdded to Library 31 Times as my time
Read
+Library
Broken Vessel

Broken Vessel

tanyanya kepadaku. Aku mengeluarkan ponselku dari saku jubah hitam yang kukenakan dan menyalakannya. Layar alat komunikasi ini menyala dan menampilkan jam saat ini, 08.43. Kumatikan ponselku dan memasukannya kembali ke dalam saku jubahku. "Dua menit lagi," jawabku singkat, padat, dan jelas.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as my time
Read
+Library
Titik terakhir

Titik terakhir

Salah satu dari beberapa alasan mengapa aku takut untuk percaya pada seseorang. Pijar waktu yang tertera dalam android menunjukkan pukul 12 malam. Tetapi aku juga tidak beranjak dari kilas balik masa lalu. Ada beberapa kenangan yang sungguh asik diingat. Memberi sebuah pelajaran lewat rasa sakitnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as my time
Read
+Library
When I Meet You

When I Meet You

Berharap bus selanjutnya datang dan menghentikan kebosananku sekarang. Netraku melotot setelah mendapati jarum jam pada arloji pada pergelangan tangan. Pukul 17.10 WIB. Aku masih mempunyai waktu tujuh menit lagi untuk bersiap hanyut dalam pemikiranku sendiri lagi. Setidaknya, kali ini biarkan buss datang tepat waktu, semesta.
9.98.8K viewsCompletedAdded to Library 306 Times as my time
Read
+Library
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

Jam menunjukkan pukul dua belas siang, waktunya untuk beristirahat dan makan siang. Aku mengeluarkan ponselku yang ku letakkan di laci meja, membuka pesan - pesan yang masuk dari siapapun tanpa kubaca dan balas. Kecuali, pesan dari Bernardo. Dia mengirimiku beberapa pesan di jam tujuh lewat empat puluh lima menit pagi, walaupun pesan yang dikirim nya hal biasa tapi, sukses membuatku tidak mampu menahan senyum di bibirku.
9.95.5K viewsOngoingAdded to Library 181 Times as my time
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status