Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami

“Ta, kalo mau nonton kayaknya udah nggak sempat lagi ya?” Tania melirik jam tangan lalu menggeleng pelan. Sudah lewat jam satu siang. “Ke Timezone aja yuk!” ajak Gatra. Ide itu melintas tiba-tiba di kepalanya. “Ngapain?” tanya Tania. “Main. Emang ngapain lagi? Mau nggak?” “Hmm, boleh deh.” Tania setuju, lalu buru-buru menyeruput minumannya sampai tandas.
10170.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.6K Beses bilang make time
Read
+Library
Batas Waktu

Batas Waktu

Aqilla memantaskan diri di depan cermin. Gadis cantik itu tampak menawan menggunakan striped colorful lengan panjang yang dipadukan dengan wide leg jeans. Ia memulas tipis lipgloss di bibirnya yang sudah merah alami. Rambut sebahunya sengaja diurai, menambah aura gadis itu yang semakin terpancar. Aqilla melihat jam diding yang tertempel manis di dinding kamarnya yang bernuansa kuning dan cokelat dengan lukisan bunga matahari di beberapa bagian. Jam sudah menunjukkan pukul 8, tetapi cowok itu belum datang juga sampai sekarang. Ia berdecak sebal sambil memainkan handphone ditangannya.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 69 Beses bilang make time
Read
+Library
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

Sebelum Bernardo menutup teleponnya, dia berkata padaku,"Jangan lupa sarapan." Tentu saja! aku tidak akan membiarkan cacing - cacing di perutku bernyanyi. Setelah itu, Aku menutup ponsel, menaruhnya di sampingku, mataku tertuju pada jam dinding yang berada tepat di samping televisi, jam itu menunjukkan pukul enam lewat tiga puluh menit. Aku terdiam sebentar selama satu menit memandangi jarum jam yang terus berjalan.
9.95.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 129 Beses bilang make time
Read
+Library
Jika Waktu Berakhir

Jika Waktu Berakhir

Ia berharap ketika mengikuti pentas itu akan membuat nama bandnya makin dikenal, sebab di antara para penonton ada produser-produser rekaman ternama. Selama berhari-hari Kayla selalu memperhatikan bagaimana Andro alias ayahnya yang bekerja. Mereka berusaha untuk bisa membuat memperbaiki mesin waktu yang rusak. Beberapa mereka mencoba untuk bisa membuat sendiri tetapi gagal, sebab alatnya memang tak ada. Ayahnya saja selalu pesan barang-barang itu dari luar negeri. Di Indonesia barang-barang yang diinginkannya belum ada sehingga terkadang harus merogoh uang lebih dalam lagi. Uang tak masalah, persediaan uang mereka masih banyak. Masalahnya waktu. Semakin lama mereka di masa ini semakin banyak
105.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 107 Beses bilang make time
Read
+Library
TERPASUNG CINTA PALSU

TERPASUNG CINTA PALSU

Tepat jam 20.00 malam, ponsel Merri berdering, Merri melihat log panggilan lalu tersenyum masam,”Hallo, anda tepat waktu.” “Hum, aku memang tidak suka orang yang mempermainkan waktu. Waktu bagiku sangat berharga, seharian pikiranku hanya pada kesepakatan membuat aku tidak fokus.” “Ada beberapa hal yang ingin saya bicara pribadi dengan anda.”
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 61 Beses bilang make time
Read
+Library
Diam-Diam Jadi Madu

Diam-Diam Jadi Madu

Kan bisa ngomong lewat telepon ] [ Enggak bisa Mas. Aku harus ngomong sama kamu langsung ] [ Nanti malam. Aku sore ini aku ada janji me time sama Tia ] [ Kamu mentingin Tia, Mas. Ini lebih penting dari me time ] [ Udah deh, pokoknya malam. Entah jam berapa kamu tunggu aja ] telepon dimatikan. Aku marah mengetahui Mas Indra lebih memetingkan waktunya dengan Tia di saat seperti ini, tapi aku bisa apa?
1012.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 427 Beses bilang make time
Read
+Library
Masih Ada Waktu

Masih Ada Waktu

Dedaunan pohon menari-nari kala angin meniupnya. Sasya melirik jam yang ada si ponselnya. Sudah pukul 17.00 WIB rupanya. Ia telat pulang karena harus menghadiri rapat di ruangan OSIS tadi. Ini semua gara-gara Rendy. Sasya terus saja mencibir Rendy yang selalu lari dari tanggung jawabnya. "Ish, ini kenapa pada di-cancel semua, sih?" gerutu Sasya saat melihat pesanan ojek online-nya kembali dibatalkan.
107.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 225 Beses bilang make time
Read
+Library
PRESENCE & TIME

PRESENCE & TIME

Di zaman modern begini hal di luar akal sehat tentunya tak mungkin terjadi. Dia melirik arloji yang melingkar di pergelangan tangan. Oh tidak, setengah jam lagi Amelyce sudah berjanji menemani bibi Jessica berbelanja kebutuhan dapur, dia segera bergegas meninggalkan rooftop gedung menuju lift.
102.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang make time
Read
+Library
Waktu Untuk Bertaruh

Waktu Untuk Bertaruh

pikirnya dalam hati. Lima belas menit sudah berlalu, akhirnya makanan mereka pun sudah siap. Majid segera mendekati meja makan untuk mengisi perutnya yang kosong. Sedangkan, Vina sudah menunggunya di sana. Dia yang menyiapkan semua keromantisan pagi ini.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 46 Beses bilang make time
Read
+Library
TERALIS WAKTU

TERALIS WAKTU

Memandang alam dari bingkai sempit yang menghalangi pandangan. Waktu menunjukkan pukul enam pagi, sudah waktunya suamiku bangun. Tak ingin bertemu pandang pagi ini, aku bangkit hendak meninggalkan kamar saat gawainya berdering singkat, pertanda masuknya sebuah pesan. [Mas bangun, sudah pagi. Ayo Shalat sayang!] Bunyi pesannya, tertera dilayar depan. Membuat alisku terangkat.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 94 Beses bilang make time
Read
+Library
PREV
123
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status