Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TERGODA IPAR

TERGODA IPAR

Agar cepat sampai di tempat Renata bekerja. Sesampai di gedung perusahaan tempat Renata bekerja, aku segera memarkirkan sepeda motorku di sana, aku masuk ke dalam gedung kemudian menanyakan keberadaan Renata pada pekerja di sana. Mereka bilang Renata tidak masuk hari itu, aku mencoba untuk menghubungi Renata dengan gerakan mondar-mandir di loby. Pikiranku menjadi cemas. Apa benar,video yang dikirimkan oleh nomor yang tidak dikenal itu benar adanya. Aku segera pergi dari sana menuju ke kediaman Renata. Renata tinggal di sebuah apartemen. Aku segera menekan gas dengan kencang, mengebut, ingin segera sampai di sana.
9.988.7K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as nadeo arga
Read
+Library
Tunangan Kontrak Sang CEO

Tunangan Kontrak Sang CEO

kata Arga otomatis. “Aku tidak akan,” gumam Naya. Tapi ada lampiran kedua—foto lama: Arga dan Adela, berdiri di karpet merah sebuah acara amal. Arga mengenakan tuksedo. Adela menatap kamera seolah itu adalah cermin miliknya sendiri. “Ini…” Naya menahan pertanyaan yang belum memiliki bentuk. Arga menatap foto sekilas. “Arsip. Tidak relevan.”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as nadeo arga
Read
+Library
Bukan Untuk Dicintai

Bukan Untuk Dicintai

Itu cukup. Satu gerakan. Siku ke sisi leher, tangan kiri menahan badan sebelum jatuh. Pelan, nyaris tanpa suara. Arga menyandarkannya ke dinding dengan rapi. Dari kejauhan, seperti orang yang ketiduran sambil berdiri. Ia ambil kuncinya, buka pintu. "Arga—" Vera langsung berdiri. "Kita pergi sekarang. Gendong Nadya."
618 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as nadeo arga
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Ini, si Raga. Dia chat gue." Gita yang tengah mengunyah cokelatnya langsung terbatuk mendengar sebuah nama yang Amora sebutkan. Cewek itu langsung berlari menghampiri Amora dan mengambil alih ponsel itu untuk memastikan sendiri. Ternyata benar ... Itu Raga. "Gila! Ini, sih, keajaiban dunia ke delapan setelah petra di Yordania." Gita mengambil ponselnya lalu memotret pesan dari Raga.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 348 Times as nadeo arga
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Panggil sebuah suara, Arimbi menoleh dan mengangguk. Ternyata Angga dan Leo sudah datang lebih awal, dengan sungkan akhirnya Arimbi ikut gabung. Wanita itu duduk di sebelah wanita yang tidak dia kenal. Sifatnya yang merasa paling cantik dan tidak tertandingi, membuat Arimbi enggan menyapa maupun menoleh ke arah wanita asing. "Di mana Sultan?" tanya Leo bingung. "Bunda jantungnya kambuh, jadi tidak bisa gabung dengan kita."
104.1K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as nadeo arga
Read
+Library
ADHARA

ADHARA

tanya Rial kini mulai meneguk air mineral didekatnya "Di Adhara corperation" jawab Farah "Lah itukan perusahaan milik keluarganya si Dirga." "Hah?" beo Farah membuat beberapa orang menatap kearahnya "Biasa aja kali," "Lo serius itu milik keluarga Dirga?" tanya Farah tak percaya "Iyeh. Lah nama Dirga aja ada tuh dicantumin Dirga Adhara Prasetya. Emang gue gak pernah ngomong yah?" tanya Rial kembali
2.8K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as nadeo arga
Read
+Library
Aku Bukan Budak (Iparku Ternyata Selingkuhan Suamiku)

Aku Bukan Budak (Iparku Ternyata Selingkuhan Suamiku)

kata Arga yang masih tak percaya dengan apa yang dia lihat. "Kamu tak perlu tahu dari mana aku tahu kamu di sini. Aku hanya ingin katakan sesuatu padamu. Boleh aku masuk?" jawab Nadira santai. "Oh boleh. Tapi di luar saja, ya. Tidak enak dilihat orang kalau di dalam," kata Arga yang sudah mulai banyak berubah. Nadira mengangguk dan terbitlah senyum hangat dari bibirnya. Nadira semakin yakin jika Arga sudah berubah. Berubah menjadi pribadi yang lebih baik.
9.0K viewsCompletedAdded to Library 241 Times as nadeo arga
Read
+Library
Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Pelayan Perawan Milik Tuan Muda

Caesa dan Arga menatap kepergian keduanya. Argio menghempaskan tangan Chelsea dengan kasar setelah mereka berdua sudah menjauh dari Caesa dan Arga. Chelsea mengusap pergelangan tangannya yang memerah karna cengkraman Argio yang cukup kuat. "Tidak usah ikut campur dalam urusan pribadiku apalagi ingin membongkar tentang kehamilan Naya. Bahkan berkoar-koar sekalipun semua orang tidak akan percaya dengan ucapanmu itu. Kamu kira dengan membongkar tentang perbuatanku, kamu bisa menghancurkan ku?" ucap Argio menatap sinis.
9.421.3K viewsCompletedAdded to Library 702 Times as nadeo arga
Read
+Library
Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

ujar Rio tanpa berbasa-basi setelah Arga mengangkat teleponnya. Arga menyandarkan punggungnya ke kursi lalu menghela napas panjang. Noir adalah nama salah satu bar terkenal di kawasan SCBD. “Aku benar-benar sedang nggak mood, Rio.” Tawa Rio terdengar menggelegar dari seberang. “Nggak mood? Kalau kukirim sebuah foto seseorang yang luar biasa, kamu pasti akan langsung berubah pikiran. Kutunggu, ya!”
1025.7K viewsOngoingAdded to Library 591 Times as nadeo arga
Read
+Library
Keira & Arga

Keira & Arga

''Apasi jijik banget,alay banget lo,'' ucap Gita dengan muka jijiknya. ''bacot iri, oiya Ra yg namanya Arga itu ganteng ga Ra?'' tanya Bella dengan muka penasaran. ''Hmmmm, ganteng bgt Bell,'' jawab Keira dengan mengingat kembali sosok Arga. ''Lu minta no wa nya atau Ignya ga gitu?'' tanya Bella lagi. ''Giliran cogan cepet lo ya Bell,'' sahut Gita lalu menoyor kepala Bella dengan gemas.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as nadeo arga
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status