Jodoh Wasiat Ibu
"Iya, Papa minta Maaf , nggak minum kopi lagi, deh. kapok. Rasanya sakit nggak enak."
Tiara tersenyum dan membetulkan letak kerudung syariinya.
Dalam menunggu antrian. Ada seseorang yang seharusnya mereka kenal.
Tapi, karena ketidak tahuan menjadikan momen tersebut biasa saja.
Tissa, yang kini berganti nama Umi, sedang menunggu antrian juga bersama Ali alias Gibran. Di klinik sebelahnya.
"Maaf, saya ingin bertemu dengan dokter Fadil. saya Umi Latifah." Suara umi terdengar lirih di balik cadarnya.
Hot Chapters