JODOH-JODOH DARI TUHAN
Fitriana berusia delapan belas tahun, baru saja lulus Madrasah Aliyah, sebuah jenjang pendidikan setara dengan SMA tapi lebih banyak pendidikan agama yang diajarkan dibanding dengan Sekolah Menengah Atas biasa.
Aku kembali ke masuk kedalam rumah, kembali ke tempat adik iparku yang masih tak berpindah dari tempatnya, di kursi ruang tamu. Wanita itu sedang memainkan ponselnya yang tadi sempat dijadikan alat untuk merekam video. Emak dan bapak masih di masjid ikut tadarusan, begitu juga dengan Harun. Saat ini, hanya ada aku dan Alya di rumah karena Mas Hamid juga tidak berada di rumah. Beberapa waktu lalu, saat tempatnya mengajar sudah libur, Mas Hamid pulang ke rumah orang tuanya.
Senyum Alya
Hot Chapters