Pura-Pura Rebahan
Aku juga sudah berhasil membeli sebuah motor matic dan berharap bisa beli mobil dan rumah suatu saat nanti.
Ponsel di dalam genggamanku kembali berdering setelah membalas pesan dari Zidan yang tadi mengabarkan perkembangan penjualan novel kami yang lumayan laris ini.
[Tante, lagi apa?]
Isshh ... baru juga tadi chat dan sekarang malah chat lagi.
[Lagi nulis, ada apa?]
Aku membalas chatnya dengan sambil mengetik sebuah cerita di laptop.
[Aku ada di depan rumah Tante, boleh masuk gak?]