Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bride (Indonesia)

Bride (Indonesia)

batin Arlan. Untuk cara cepat membuat bubur, Arlan mengambil dua porsi nasi. Kemudian ia taruh di dalam panci, dan dituang air secukupnya. Setelah itu, Arlan menghidupkan api sedang, memasak nasi tersebut hingga hancur dan mengental. Tidak lupa ia menghancurkan sosis ayam, dan memasukanya ke dalam panci, mencampur dengan rata pada nasi yang kini telah jadi bubur. setelah mengepul tinggal ditambahkan merica bubuk, kecap manis, kecap asin, minyak wijen, minya sayur, dan bisa ditambah dengan sosis iris lagi. Tetapi atas permintaan Zara beberapa bahan di skip, hanya garam saja yang dimasukan Zara.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

Zainab menoleh, mengalihkan perhatiannya pada piring dan sendok besar yang tengah ia pegang. "Kamu menanyakan apa hubungannya? Ya ampun.... Masa gitu aja nggak ngerti? Dengar ya, anak seumuran Adzkar itu seharusnya sudah makan nasi. Ngapain makan bubur mulu? Bikin repot aja!" "Aku nggak merasa repot kok. Lagi pula aku biasa bikin bubur dari nasi yang aku mix dengan sayur dan lauk, lalu diblender. Apanya yang repot?" Hanum mengerutkan keningnya.
7.880.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
He Is My Husband (INDONESIA)

He Is My Husband (INDONESIA)

"Kenyang," "Satu sendok lagi, mubazir buang - buang makanan," Nisya cemberut, lalu membuka mulut membuat sendok berisi bubur terakhir mendarat ke dalam mulutnya. "Mau minum," pinta Nisya, Arsya segera mengambil segelas air putih diatas nakas sembari menaruh mangkok bekas bubur yang Nisya makan.
9.988.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Juga mengantongi foto dan kertas tadi. Kami sampai di dapur. Aku menelan ludah, melihat makanan yang tersaji. Seperti bubur yang diaduk-aduk saja. Entah apa rasanya. "Ayo, Nak. Dicicipi." Patah-patah aku mengangguk, mengambil sendok. Kemudian memakan bubur itu. Benar saja. Rasanya aneh, campur aduk. Baunya juga amis sekali. Aku langsung mengambil tisu, pura-pura membersihkan mulut.
1017.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Badi mengambil Styrofoam berisi bubur miliknya, “Sama, kan?” Dengan seksama Narendra memperhatikan bubur yang ada di mangkuk kemudian membandingkan dengan milik Badi. Walau tidak sama, kedua bubur itu terlihat sama. Bubur, suwiran ayam, cakwe, kacang kedelai, dan kuah keruh berwarna kuning. Meski demikian dia masih tidak dapat menerima kalau ini adalah bubur. Bubur yang dikenal Narendra disajikan di mangkuk keramik cina. Bubur masih panas dan berasap, seluruh condiment terlihat segar dan begitu menggoda untuk segera dicicipi. Kuahnya juga jernih dengan aroma yang akan membuat perut siapapun mendadak berbunyi.
9.31.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.9K kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Tampilkan Ulasan (379)
Baca
+Pustaka
Serenity
hai~ terima kasih untuk yang kemarin udah ikutan Live Comment di Faceb00k, yaaa~ oh iya, aku udah umumin pemenang GA di fanpage faceb00k, ya (search: GoodNovel ID - Ternyata Kaya Tujuh Turunan). untuk pemenang langsung tinggalin ID GoodNovel kamu di kolom komentar, ya! sayang kalian banyak-banyak
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

tanya Bastian sembari mendudukkan bokongnya di kursi, pandangannya tak beralih dari semangkuk bubur di depannya. Gelengan kepala diberikan Nala. "Nggak dong, beli. Selamat makan." Anggukan kepala diberikan Bastian. "eh, btw. Om tim bubur diaduk apa nggak?" "Nggak." "Ih! Sama! Gue juga nggak suka bubur diaduk, bentukannya aneh. Kita sehati, yeayy." "Iya, Nala. Udah ah, ayok makan."
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
Daster Buat Istriku

Daster Buat Istriku

**** “Jadi, Abang mau pulangin sertifikat itu?” tanya Asri menyerahkan semangkuk bubur nasi kepadaku. “Iya,” sahutku langsung menyendokkan makanan berair itu ke mulutku. Tak ada rasa, hanya segenggam beras dimasak dengan air yang banyak lalu dibubuhi sedikit garam. Lumayan, bisa untuk mengganjal perut hingga siang.
1044.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
Mendadak Jadi Ibu Tiri

Mendadak Jadi Ibu Tiri

ajak perempuan itu dengan girang. "Ini apa Dena?" seketika wajah Deva berubah mengkerut melihat masakan di atas meja makan. "Nasi goreng,, cobain Mas!!" "Ini beneran nasi goreng?" tanya Deva tak percaya. "Iyalah bener cuman ya nasinya kelembekan saja tapi aku jamin rasanya enak kok,, kamu bisa pegang omongan aku" Kalian tau bubur terus dijadiin nasi goreng,, iya seperti itu bentuknya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
JERATAN KONTRAK PEWARIS

JERATAN KONTRAK PEWARIS

"Nasi sudah jadi bubur tidak akan bisa diubah menjadi nasi lagi. Sekarang sudah terjadi dan tidak bisa dihentikan supaya kembali ke awal. "Apa dia pernah bertanya pada Kakek?" tanya Topan bersuara lemas. Dia lelah dan bingung bagaimana memulihkan keadaan. "Dia bertanya apakah berita dari keluarganya itu benar? Kakek tidak menjawab, karena itu bukan tanggung jawab Kakek. "Tapi, Kakek …."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
Jatah Lima Ribu dari Suami Kikir

Jatah Lima Ribu dari Suami Kikir

"Oh, aku bikin bubur, Mas." Aku sajikan bubur nasi di karpet sederhana kami. Lalu, disiapkan pula kecap di dekatnya. "Lita! Aku tuh nggak bakal kenyang kalau cuma makan bubur encer gini! Lebih baik makan nasi. Trus kamu masak bubur pasti butuh waktu lama untuk mengaduknya, sayang dong kompornya! Mesti gimana lagi ngajarin kamu tuh. Masak aja yang simpel-simpel tapi enak. Boleh ribet, tapi enak juga. Nggak ngabisin gas! Ngerti kamu!" omelnya.
18.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 406 kali sebagai nasi sudah menjadi bubur
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status