Pendekar Kera Sakti
"Ya. Ada bencana di negeri kami! Orang-orang Atas Angin menyerang. Raja tertawan, dan rakyat dibantai habis! Istana dikuasai oleh orang-orang Atas Angin! Kami melarikan diri untuk cari bantuan. Mungkin kau bisa membantu kami untuk mengusir orang-oraang Atas Angin itu, Ajeng Prawesti!"
Ratu Teluh Bumi lepaskan tawa terkikik-kikik. Lalu katanya, "Kalian dan orang-orang Atas Angin adalah sama. Artinya, sama-sama pihak yang akan kumusnahkan!"
"Keparat kau, Ajeng!" geram Tangan Syiwa.
Srett...!
Ia mencabut pedangnya dari punggung. Tapi tangan Rumakso menghadang, pertanda tidak izinkan Tangan Syiwa menyerang Ajeng Prawesti.
Hot Chapters