Penebusanku, Semoga Kau Senang
Aku sungguh mengira aku adalah tokoh utama dalam kisah cinta masa sekolah, bertemu dengan laki-laki yang menjadi takdirku.
Tapi siapa sangka, semua itu berhenti sepuluh tahun kemudian, pada saat malam hujan turun yang menghabisi nyawaku.
Melihatku terdiam, Gracella kembali bicara, mencoba menghiburku, “Reno itu cuma modal tampang doang. Aslinya dia buaya darat sampah.”
“Xena juga sama saja. Tiap hari di sekolah manggil cowok-cowok ‘kakak’, akrab sama banyak anak berandalan.”