Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Tak Mau DiMadu

Aku Tak Mau DiMadu

Bruukkk! "Aaarrrgghh!!" Ayah Cakra meringis kesakitan sambil memegangi pinggangnya. Meskipun rasa sakit itu terasa, namun tak sebanding dengan rasa sakit yang ada di hatinya saat ini. "Naya menjadi gila karena kamu, Yunuuuus!! Kau harus bertanggung jawab, bukan lepas tangan begini! Dasar pria nggak tau diriiiii!!" tambahnya berang. ***
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 313 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
Ayah dari Anakku Ternyata

Ayah dari Anakku Ternyata

“Ga…Tolong..” “AKU GAK MAU!!! AKU GAK MAU KAMU KITA PISAH!!!!” Gata kembali berteriak, menjerit dengan keras. Wajahnya memerah. “Ga, aku sudah gak mau kita bareng.” “KAMU MAU! KAMU HANYA BINGUNG! KAMU MAU AKU BUAT LEBIH DARI INI? KAMU TAHU AKU NEKAT!!!! AKU AKAN MEMBUAT KAMU MENYESAL MENOLAK AKU!”
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 153 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
Patah

Patah

“Manggala…” “Ya?” “Let me go.” “Tell me the reason.” “Aku nggak mau kehilangan.” “Kehilangan apa?” “Kehilangan kamu.” “Nayara, yang nolak aku tuh kamu. Kamu yang nggak mau pacaran kan?” “Ak… ak….” “Kamu kenapa? Kamu mau tidur dulu? Biar kamu lebih tenang. Aku beneran nggak ngerti mau kamu apa.”
1028.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

Dia merasa bodoh, malu, tidak enak hati, menyesal, khawatir, gelisah, semua bercampur aduk menjadi satu berkecamuk dalam hatinya. Flower menutup mulutnya dengan sebelah tangannya, matanya melotot. "Oh my god (ya tuhan)! What the hell man (apa-apaan ini)... Kenapa aku tidak bisa kontrol mabukku, semalam? Aku malu sendiri baca pesan-pesanku ini, tipsynya norak banget aku. Gimana aku menghadapinya kalau dia ada, di sini? Untung dia lagi di luar kota, aku harus segera minta maaf sama dia. Ada-ada saja kamu Flower, dasar wanita bodoh! Semoga dia gak marah, baca pesanku ini." ia memaki dirinya sendiri karena kecerobohannya. "Sore bebeb, maaf baru bales aku baru siluman nih eh siuman. Sibuk ya?" di
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Byuuutttzzz! Aku kan, nggak mau bersahabat dengan siapapun lagi? Lupa lagi, lupa lagi! Sebenarnya itu komitmen atau emosional, sih? Apa itu, pantulan ketidak jelasan diriku sendiri atau apa? Wadidaaauuu, semakin parah saja, rasanya. Seperti setetes air di atas daun talas. That is not me, actually! "I want to go with you but I am so sorry, Willy?" aku menangkupkan kedua tangan di dada, "Any time, right?
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 433 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
Skandal Dengan Boss

Skandal Dengan Boss

“Ngapain?” “Hmm, kayak waktu itu. Aku janji nggak bakalan sering kok. Nggak hamil juga.” “Aku malu.” “Kenapa?” “Nggak bisa apa-apa.” “Nggak usah ngapa-ngapain, aku yang lakukan. Aku janji kamu nggak akan hamil.”
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
Bukan Mauku Menjadi Istri Kedua

Bukan Mauku Menjadi Istri Kedua

“Papa enggak mau pulang?” “Papa perlu bicara dulu sama Mama—” “Mimi enggak mau sama Mama Karina,” potong Naomi tangkas. Mulutnya sudah mencebik jelek, pertanda tangisnya akan datang lagi. “Mimi mau sama Mama Inge, Mama Inge… .”
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
MAAF! AKU CACAT

MAAF! AKU CACAT

"Yang lainnya, nggak deh. Soalnya itu pake fisik." Naif! Jika memang merasa sedih, kenapa harus berpura-pura tegar seperti idiot?! "Iya juga sih, susah. Tapi kenapa Melga nggak ikut Sains Club juga? 'Kan kita bisa satu klub bareng?" "Nggak deh, Manda. Aku takut merepotkan." "Merepotkan gimana?" Melga tidak menjawab, tapi iris matanya bergerak liar seakan enggan menatap Manda. "Nggak papa. Aku ikut English Club aja. Kita 'kan masih satu kelas ini, bisa ketemu tiap hari."
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
Aku bukan Pemuas Hasrat

Aku bukan Pemuas Hasrat

Ucap Cozta dengan gaya bicara santainya. Caleb: "Sudah berulang kali kukatakan, agar tidak menyentuh yang bukan menjadi milikmu. Jika kau terus melampaui batas, maka jangan salahkan aku jika kelakuan tidak lazimmu diketahui oleh Liberty!" Cozta: "Aku hanya pergi untuk melihat proyek saudaraku sendiri, apakah ada sebuah kesalahan?" Ucap Cozta, yang mengkerutkan dahinya, tanda kekesalan memenuhi kepalanya.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai nggak mau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status