Malam Pertama dengan Orang yang Tak Dicinta
Ia sambil mengingat-ingat urutannya agar tidak salah.
Habis muka, tinggal tangan, lalu pucuk kepala, telinga, terakhir kaki.
Di dalam dada, lelaki itu mengulangnya agar mengingatnya.
Senyum tersimpul saat gerakan wudhu itu sudah tuntas. Deryl merasa tidak ada yang terlupakan. Ada perasaan bangga yang menyembul di dalam dada. Ternyata, ia bisa mengingatnya dengan benar. Padahal, hanya sebantar mempelajarinya.