Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Tumbal Pengantin Wanita : Punya Suami Multimilyader yang Manja

Ketika Michele Hill berjalan ke panggung, sekretaris pribadi tiba-tiba berkata, "Nomor 19." 19? Michele Hill membeku dan senyum cerah di wajahnya membeku seketika. Dia mengira telinganya salah dengar dan segera menundukkan kepalanya dan melihat nomor di tangannya. Dia nomor 29. Sekretaris pribadi baru saja mengatakan... nomor 19? Apakah sekretaris pribadi salah membacanya? Michele Hill membeku, dia diam-diam mengedipkan mata pada Lucas Hank.
9.41.7M viewsCompletedAdded to Library 40.9K Times as nineteen
Show Reviews (279)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Imgnmln
Permisi kk yang baik hati^^ mohon maaf sebelumnya, izin promosi yaa. Sambil nunggu update, mampir juga ke Novelku... Sang Penguasa dan Tuan Muda Konglomerat>>Tokoh utamanya cool, keren, beda dari yang lain ga gampang ditindas lohh. Terima kasih^^
Read All Reviews
NINE

NINE

'Nine', penerus 'The Number' generasi ke-9. 9 memang angka spesial, bilangan yang jika dikalikan sebuah nominal lalu kau jumlahkan tiap satuannya, maka akan kembali ke angka awal. Sebagai contoh; 9×123=1.107 (1+1+0+7=9). Berapa kali pun kalian mencoba, hasil akan tetap sama. Karena tak dapat dipungkiri, begitulah nyatanya.
104.7K viewsCompletedAdded to Library 165 Times as nineteen
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

Bah masih mencoba untuk menolak. “Apo pulak kecik. Dah sembilan belas tahun umu (umur) dio kata Asman. Cukuplah tu, Mat. Nak umu berapo lagi kau nikahkan budak tu. Jadi perawan tua kang, menangis kau tiap hari.” “Iyolah, Tengku, nanti aku cakap dulu samo Era.” “Kabari secepatnya yo, Mat. Bio aku bawa sanak sedaro aku ke sini. Niat baik harus lekas kito laksanakan.”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 252 Times as nineteen
Read
+Library
Memori Setengah Hari

Memori Setengah Hari

22 Desember 2019-Hari 23 23 Desember 2019-Hari 24 24 Desember 2019-Hari 25 25 Desember 2019-Hari 26 26 Desember 2019-Hari 27 27 Desember 2019-Hari 28 28 Desember 2019-Hari 29 29 Desember 2019-Hari 30 30 Desember 2019-Hari 31 31 Desember 2019-Hari 32 "Ssssseeekkkaaarrraanngg ttaannggaall bbeerrraappa?" Tanya Sofie. "29...29 Desember 2019 kalau gak salah."
3.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as nineteen
Read
+Library
SENYAWA

SENYAWA

ucap Meera -panggilan akrabnya- dengan gugup di telepon yang menghubungkannya dengan sang CEO, karena baru beberapa menit yang lalu ia dipanggil dan kembali dengan tangan gemetar juga lutut yang lemas, sekarang ia sudah menerima panggilan kedua. Nameera anak perempuan satu-satunya di keluarga yang terbilang sangat mematuhi aturan agama. Di usianya yang masih muda ia sudah lulus S1 di Kanada dengan beasiswa. Anak kedua yang mantap berhijab sejak Sekolah Dasar ini dikenal memang pantang menyerah, lembut dalam menyerukan kebaikan dan sangat ramah pada siapa pun.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as nineteen
Read
+Library
Senandika

Senandika

Haikal : Cabut aja lah kalau emang gak ada Jevano : Iya nggak ada, udah empat hari katanya rumahnya kosong Hayden : Pindah apa gimana lo Ra @Shera Jevano : Liat aja hari Senin gimana Regar : Kita udah mau lulus, yakali pindah Mahesa : Liburan kali Haikal : Liburan mah harusnya izin Felix : Van sini nyusul lah, warkopnya Hasung Felix : Mabar kita Jevano : Otw
2.5K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as nineteen
Read
+Library
Cinta Terlarang

Cinta Terlarang

Ona menghela napas mendengar suara Rey dan melihat lelaki itu mulai melangkah mendekatinya. Rey membuka kardus dan segera mencari obat dengan nomor batch 9. Setelah mendapatkan 1 bandel obat yang dia cari. Rey menutup kardus dengan rapat seperti semula dan mengembalikan ke dalam rak. Namun, ketika mereka melangkah untuk keluar ruangan tiba-tiba lampu mati dan ruang arsip gelap gulita.
4.2K viewsOngoingAdded to Library 169 Times as nineteen
Read
+Library
Castle

Castle

"Hari sudah larut. Sebaiknya kita pergi tidur." Kami hanya bisa mengikuti apa yang Williams lakukan. Setelah menuruni anak tangga. Kami berpisah. Aku bertemu dengan laki-laki itu. "Kebetulan sekali. Sepertinya kami belum perkenalan. Namaku Darren." Dia mengulurkan tangannya. "Aku Jane." Aku membalas tangannya. Senyuman apa itu. Aku tidak suka sama sekali. "Jane kalau kau ada waktu luang. Biarkan aku mengajakmu pergi jalan-jalan. Aku ingin lebih mengenalimu. Jika ada yang masalah bilang saja, aku pasti akan membantumu."
104.1K viewsCompletedAdded to Library 147 Times as nineteen
Read
+Library
Pendekar Sembilan Matahari

Pendekar Sembilan Matahari

Dan bukan hanya satu atau dua, tapi tiga belas. Semi-Abadi Tahap Kesembilan merupakan makhluk terkuat di bawah Alam Abadi. Bahkan orang-orang ini dapat dipromosikan ke Tahap Abadi kapan saja jika mereka mau. Ketiga belas orang ini setara dengan tiga belas orang kuat di negeri dongeng, atau bahkan tiga belas kaisar. Namun dalam semalam, ketiga belas kaisar masa depan itu meninggal.
9.1145.1K viewsCompletedAdded to Library 5.5K Times as nineteen
Show Reviews (19)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Arjun Aaa
sebuah karya yg sangat layak di apresiasi karna tidak membuat pemersatu mengambang dgn rsa penasaran tingkat tinggi menunggu episode disisi lain kwalitas cerita jga sangat menarik simPATI tuk tdk ketinggalan satu biar satu babx, lanjut terus lur.
Read All Reviews
KINASIH

KINASIH

Dia mengangguk lalu berkata lirih. "Nggak mungkin aku sama dia, Ran. Dia di langit aku di dasar bumi. Lagi pula, aku janda lho sekarang, bukan gadis ting-ting. Mana umur udah hampir kepala tiga, udah tua." "Kepala tiga udah tua, terus Bibi apa? Fosil?" Asih dan Rani menoleh, melihat bi Sumi yang berdiri di ambang pintu dengan wajah cemberut.
1.5K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as nineteen
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status