Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DIA

DIA

Sekarang, Davka berada di dalam apartemennya sembari merebahkan diri di sofa tunggal dan sedang meneguk Vodka langsung dari botolnya. Raut wajahnya tampak suram, pancaran manik matanya seolah sudah kehilangan sinarnya. Perasaannya sungguh tak karuan, rasa kecewa, sakit hati, hampa, tertipu dan tidak terima dengan apa yang sudah terjadi. Dalam hati kecilnya ia tetap tidak percaya jika janin dalam perut Lidya adalah darah dagingnya.
109.2K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as not available
Read
+Library
BATARI

BATARI

Wajahnya pucat. Veronica muncul dari tangga. "Itu dari siapa?" "Tidak ada nama, Bu." Veronica tertawa pendek. Bukan lucu. Lebih seperti orang yang kehilangan kontrol tapi mencoba terlihat kuat. "Tentu saja." Seline masuk. Dia bahkan belum sempat melepas sepatu. Matanya langsung ke kardus. "Apa itu?" Seline bertanya. Suaranya serak.
10431 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as not available
Read
+Library
Tak Ada yang Kedua

Tak Ada yang Kedua

Bibir tipisnya bergerak tanpa suara, “Kau kalah.” Aku memang kalah. Aku telah kalah dalam seluruh hidupku, itulah sebabnya sekarang aku tak ingin kalah lagi. Beberapa saat kemudian, layar ponselku menyala. Itu pesan dari Anto. [Hari ini pasti membuatmu merasa tertekan, Elsa. Maaf.] [Setelah semua ini berlalu, aku akan memberimu pesta pernikahan yang megah. Kita akan menikah lagi.]
27.3K viewsCompletedAdded to Library 654 Times as not available
Read
+Library
Exit

Exit

Kalau dalam hitungan terfavorite di daerahnya, mungkin bisa masuk lima besar. “Bakalan ada suatu hari nanti. Jangan pesimis dulu.” April sok memberi ceramah denganku. Aku mengabaikannya saja, bukan karena tidak setuju dengan ucapan April. Tapi karena masalahnya, April itu juga jomblo, tidak punya pasangan. Sama sepertiku sekarang. “Bye, Olin.”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 89 Times as not available
Read
+Library
Seadanya

Seadanya

Erika tersenyum pada tori. .. Erika melihat punggung tori yang menjauh dari pandangan. Tinggal ia sendiri menunggu angkot yang dari tadi belum ada lewat satupun. Dibukanya handphone matanya terbelalak sudah pukul sepuluh. Apa sudah kemalaman dan tidak akan ada angkot yang lewat. Tapi mustahil ini dikota dijalanan kendaraan juga masih lalu lalang.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as not available
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Ia marah. Astaga! Benarkah? Segera kuraih ponsel di dalam saku celana, memeriksa isinya. Benar. Ada pesan darinya yang belum kubuka. Mungkin karena ku-setting nada diam jadi tidak ketahuan ada pesan masuk. [Belikan satu gelas kopi latte untukku di tempat biasa. Honey.] Disertai emot love. "Maaf. Aku lupa menyalakan nada deringnya. Jadi pesanmu–"
1028.9K viewsCompletedAdded to Library 925 Times as not available
Read
+Library
Unexpected

Unexpected

Zack melihat Hans kembali menuangkan wine, kemudian menyesapnya. “Kemungkinan besar Felix tidak datang. Katanya ia ada urusan mendadak,” jawab Hans malas. Tadi setelah beberapa menit Hans menginjakkan kakinya di Dragon Club, Felix menghubunginya dan mengatakan bahwa sahabatnya tersebut tidak bisa datang karena ada urusan mendadak. “Urusan mendadak dengan Helena?” Zack terkekeh.
9.838.1K viewsCompletedAdded to Library 913 Times as not available
Read
+Library
MARRIED TAPI AVAILABLE

MARRIED TAPI AVAILABLE

Setelah loading beberapa lama, layar kemudian menampilkan hasil. Aplikasi itu merupakan aplikasi pemantau kamera yang diatur secara jarak jauh. Hidden camera yang ia beli sudah ter-connect dengan ponsel. Ia meletakkan alat itu secara diam-diam dan sangat rahasia di dua titik berbeda. Di kamar tidur dan ruang tamu. Kamera itu lumayan canggih karena bisa menyala 24 jam sehari, beresolusi tinggi, dapat melihat dalam gelap, dan data bisa disimpan di cloud server kapasitas 20 TB yang kebetulan sudah dimiliki Zakaria. Sebetulnya ia berencana memasang CCTV kamera dengan kemampuan audio. Tapi dengan berbagai pertimbangan ia memilih yang non audio saja. Zakaria memang bukan anak kemarin sore dalam d
3.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as not available
Read
+Library
Home

Home

Tatapan Biru tampak kosong. Biru menyakitinya. *** 11 Oktober 2019 Biru sudah membuat janji konsultasi dengan Ersa. Biru merasa beruntung, karena hari Minggu, Ersa tidak memiliki klien saat sore hari. Setelah sekian lama dia tidak berkunjung, dia jadi cukup teringat pada sesi konsultasi di bulan Februari lalu. "Selamat sore, Pak Biru. Sudah lama nggak datang kemari."
1012.8K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as not available
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status