Dewa Perang Tak Tertandingi
Barli bergegas mengambil kotak kayu yang ada di depannya lalu berkata, “Saya sebenarnya, tidak berani menjanjikan banyak hal pada Pak Wandi. Tapi, setidaknya saya juga memiliki porsi saya di Kota Malda ini.”
“Tentu saja saya mengerti akan hal itu,” balas Wandi lalu mencondongkan tubuhnya ke arah Barli dan kembali berkata, “Bapak pasti tahu tentang New Randala Group yang baru saja didirikan kurang dari setengah bulan yang lalu. Apa dokumen mereka sudah lengkap semua? Selain itu, apa prosedur produksinya juga berjalan dengan lancar? Bagaimana kalau Bapak memberikan mereka sedikit pelajaran? Hal itu pastinya tidak akan menyusahkan Bapak, kan?”