LAILA
Aku kaget jadi itu maksud dari kata 'makan' dan pantas saja suaranya berbeda, ketika membuka mata dan melihat ke depan, ternyata Ayah.
Aku tersenyum berharap Ayah tidak marah, tapi itu percuma, "Buku Novel Psikopat dan Horror milikmu harus dimusnahkan. Lihat! kamu selalu berpikiran Parno begini. Ayah sudah tidak tahan lagi..." Ucap Ayah penuh emosi.
Ayah lalu menuju Lemari Perpustakaanku dengan cepat aku memeluk kaki Ayah untuk menahannya, ''Jangan Ayah, itu Novel Favoritku..."
Chapitres populaires