Janji Setia
Anjali dan Padma menatap guru wing chun itu dengan serius.
“I-iya, aku, kan, tanya saja, bukan berarti aku mau menikah lagi. Aku masih asyik dengan kesendirianku.”
“Terus kau tanya kitab itu untuk apa? Hayooo, Nuwa ketahuan, isi kepalanya, hayoooo,” tunjuk Anjali di wajah temannya.
“Hiiih, aku tak perlu kitab seperti itu, aku sudah profesional.”
“Nuwa, Nuwa, Nuwa, kau kan sekarang janda, kalau ada keinginan untuk ehm ehm, bagaimana cara menahannya?” Fani benar-benar menggali ilmu dari ahlinya.
Sikat na Kabanata