Menantu yang Tak Diinginkan
Aku melanjutkan langkah untuk keluar, sesaat aku menghentikan langkahku ketika mendapati Ibu Wasida dan Mbak Jeni tengah duduk santai di ruang tamu.
Aku menoleh ke arah mereka sebentar, mereka terlihat tersenyum penuh kemenangan. Luar biasa drama keluarga ini, ternyata memang hal inilah yang mereka nantikan sejak kemarin.
Meski emosiku sedang meluap dan dipenuhi amarah saat ini, aku menurunkan egoku untuk tetap berpamitan pada mereka. "Saya pamit Buk, Mbak, saya mau pulang ke rumah saya untuk sementara waktu."