Penghangat Ranjang Majikanku
“Bahagia itu barang mewah buat orang sepertiku, Na. Aku lebih takut jadi orang nggak punya daripada jadi orang nggak bahagia. Aku sudah terbiasa pura-pura senyum di depan kamera, pura-pura jadi suami idaman di acara sosialita. Tapi setiap malam, rasanya kayak aku lagi nunggu bom waktu meledak.”
“Tuan kedengarannya... ketakutan banget,” bisik Ana.
Kevin tertawa kecil, tawa yang terdengar sangat miris. “Iya, aku takut. Aku takut kalau aku jatuh, nggak akan ada orang yang mau nolong. Bahkan mungkin Clara bakal jadi orang pertama yang nginjek aku paling keras.”
Ana menatap wajah Kevin yang diterangi lampu kamar yang remang-remang. Untuk pertama kalinya, ia tidak melihat Kevin sebagai majikan yan
الفصول الرائجة